Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Jelang lebaran, sejumlah pedagang kulit beduk musiman mulai menghiasai ruas jalan IR H Juanda, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Selasa (10/3/2026).
Pedagang kulit beduk mulai bermunculan di sejumlah ruas di Jalan Kota Tasikmalaya. Kulit kerbau hingga sapi itu digantung seutas tali di sebuah bambu.
Sementara itu, deretan drum mulai dari berukuran besar dan kecil berjejer di bahu jalan menjadi pemandangan berbeda ketika jelang lebaran.
Menjamurnya pedagang kulit beduk itu sendiri seiring semakin dekatnya Hari Raya IdulFitri 1447 Hijriah, yang biasa diburu oleh masyarakat terutama para pengurus masjid untuk digunakan pada kegiatan takbiran.
Harga pun bervariatif dengan ukuran mulai dijajakan pedagang kulit beduk khususnya di wilayah Kota Tasikmalaya.
Pedagang kulit beduk, Nanang (55) mengatakan, dirinya sudah membuka lapaknya sejak awal Ramadan 1447 Hijriah.
Baca juga: Penjual Beduk Mulai Buka Lapak di Tasikmalaya, Ganti Kulit Tanpa Drum Lebih Murah Harganya
Menurutnya, minat terhadap kulit beduk ini setiap harinya selalu ada pembeli untuk keperluan kegiatan jelang lebaran.
"Kemarin ada beli dua, sehari dua kulit yang keluar, Alhamdulillah sih setiap hari ada pembeli," ungkap Nanang dikonfirmasi TribunPriangan.com,
Meski aktivitas jual beli mulai terlihat, ia mengaku belum bisa disebut penjualan meningkat tapi setiap hari selalu ada pembeli.
"Dibilang ramai sih ga, tapi nanti tanggal 21 ke atas baru ramai, dan biasanya kulit bedug itu buat kebutuhan di masjid maupun keperluan beduk buat perlombaan," tambahnya.
Nanang menyebut, saat ini ia menjual dua jenis kulit kerbau dan sapi. Kedua kulit tersebut, ia jual dengan harga yang berbeda.
Nanang sendiri sudah berjualan kulit beduk ini dari tahun 2015, yang sebelumnya hanya ikut berjualan bersama temannya.
"Untuk harga kulit kerbau kita jual cuma Rp 400 itu kulitnya saja, kalau drumnya beda lagi. Sementara untuk kulit sapi yang kecil harganya Rp 300 ribu," tuturnya.
Adapun untuk pembeli ternyata tidak hanya datang dari Kota Tasikmalaya tapi dari Ciamis, sampai dari Kabupaten Tasikmalaya datang kesini
"Kebanyakan dari Salawu, Malangbong, Ciamis juga ada yang datang buat pesan kulit beduk dari saya," kata Nanang.(*)