TRIBUNBATAM.id, Batam - Seorang pria tewas dengan cara tragis di tangan tetangga kosnya sendiri. Korban diketahui berinisial A (24) sementara pelaku berinisial MY (22).
Usai menghabisi tetangga kos tersebut, pelaku kemudian mendatangi kantor Polsek Nongsa untuk menyerahkan diri.
Sementara itu, Kapolsek Nongsa, Kompol Eriman mengatakan, kondisi korban saat ditemukan sangat tragis.
Sebab ada sejumlah luka tusukan dibagian punggung dan kepalanya. Kuat dugaan korban dianiaya hingga tewas oleh pelaku.
"Pelaku sudah diamankan, yang bersangkutan langsung menyerahkan diri. Saat ini masih menjalani pemeriksaan lanjutan," ujar Kapolsek Nongsa, Kompol Erimen saat ditemui di Nongsa, Selasa (10/3/2026) sore.
Sejauh ini, korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara Polda kepri untuk kebutuhan visum atau otopsi dari pihak rumah sakit.
"Korban mengalami luka tusukan di tubuh. Untuk sementara, luka ada di Punggung dan kepala," ungkapnya.
Ia menambahkan, pihak kepolisian masih mendalami motif pembunuhan tersebut. Namun dari hasil penyelidikan awal, terdapat dugaan hubungan pribadi antara pelaku dan korban. Korban dan pelaku tinggal bertetangga dalam kamar kost.
“Untuk motif masih kami dalami. Kami belum bisa sampaikan sekarang. Masih pemeriksaan,” katanya.
Baca juga: Pelaku Pembunuhan di Batam Serahkan Diri ke Polsek Nongsa Usai Habisi Nyawa Rekan Indekosnya
Seorang pria ditemukan bersimbah darah di dalam kamar kost di perumahan Family Dream Batu Besar Nongsa Batam, Selasa (10/3) siang.
Korban ditemukan dengan kondisi mengenaskan. Sebilah sajam tertancap ditubuh korban.
Peristiwa itu lantas menggegerkan warga sekitar, terutama penghuni kos.
Kejadian itu dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Iptu Rahmat Susanto. Kata dia, pihaknya masih masih berada dilokasi kejadian.
“Iya, benar kejadiannya. Saya bersama anggota masih di TKP," ujar Kanit Reskrim, Iptu Rahmat saat dikonfirmasi.
Kata dia, korban saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diambil tindakan.
Dari informasi yang dihimpun, korban diduga dibunuh oleh seorang pria yang merupakan temannya sendiri, kejadian dipicu rasa sakit hati. Pelaku disebut-sebut menyerang korban secara membabi buta.
Setelah kejadian, korban langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian. (TribunBatam.id/bereslumbantobing)