TRIBUNKALTIM.CO - Pelatih Maurizio Sarri tidak menutupi kekesalannya meski Lazio meraih kemenangan dramatis atas Sassuolo 2-1 pada pertandingan pekan 28 Liga Italia Serie A, Selasa (10/3/2026) dini hari WIB.
Bagi sang pelatih, tiga poin itu justru menyoroti dua masalah besar, yakni badai cedera yang terus menghantam skuad dan absennya dukungan fans di Stadion Olimpico.
Sarri mengkonfirmasi dua pemain Lazio mengalami cedera baru dalam kemenangan dramatis mereka atas Sassuolo, yakni bek Alessio Romagnoli dan gelandang Danilo Cataldi.
Di sisi lain, pelatih berusia 67 tahun itu juga memperingatkan bahwa 'klub harus mengambil inisiatif' untuk mengakhiri boikot penggemar dan memperkuat skuad.
Biancocelesti hanya meraih dua poin dalam empat pertandingan Serie A terakhir mereka dan baru saja meraih hasil imbang dramatis 2-2 melawan Atalanta di semifinal Coppa Italia pada Rabu pekan lalu.
Baca juga: Rating Pemain Lazio vs Sassuolo 2-1 di Serie A, Mario Gila Kembali Menggila
Mereka hanya butuh 80 detik untuk memecah kebuntuan di Olimpico hari ini melalui Daniel Maldini, yang kemudian dibalas oleh gol Armand Lauriente.
Akan tetapi di waktu tambahan Adam Marusic menyambut umpan silang Matteo Cancellieri dan mengalahkan Arijanet Muric yang agak kurang sigap.
"Ada beberapa pasang surut selama pertandingan, tetapi bahkan tanpa beberapa pemain penting, kemudian kehilangan Romagnoli dan Cataldi juga, para pemain menunjukkan permainan yang hebat selama setengah jam terakhir dengan semangat juang yang tinggi. Saya pikir kemenangan ini sepenuhnya pantas, meskipun kami baru menang di menit-menit akhir," kata Sarri kepada Sky Sport Italia.
Beberapa perubahan terpaksa Sarri, karena Danilo Cataldi keluar lapangan karena masalah otot di babak pertama.
Kemudian Alessio Romagnoli diganti pada babak kedua karena masalah kebugaran.
"Cataldi merasakan otot betisnya mengeras, tetapi itu disebabkan oleh hal lain yang akan kami identifikasi besok. Romagnoli mengalami masalah serupa, yang disebabkan oleh benturan yang dialaminya saat melawan Atalanta," ungkap Sarri.
Baca juga: Pukulan Telak bagi Sarri Jelang Lazio vs Sassuolo, Kiper Utama Akhiri Musim Lebih Cepat
Kiper debutan Edoardo Motta melakukan penyelamatan ganda saat skor 1-1, memberikan sedikit kepastian setelah kiper utama Lazio Ivan Provedel harus mengakhiri musimnya lebih cepat karena operasi bahu.
"Ini adalah tim yang mampu memiliki sikap yang tepat, sesekali kami melakukan kesalahan, tetapi tidak sesering itu."
"Kami telah menghadapi kesulitan yang sangat besar dan beberapa di antaranya masih berlanjut, karena bermain di stadion kosong itu menyedihkan, tetapi para pemain juga bereaksi dengan baik terhadap hal itu."
Suasana di Stadion Olimpico, Roma, Italia masih mengkhawatirkan, karena boikot terus berlanjut dari kelompok ultras Lazio sebagai protes terhadap Presiden Claudio Lotito, sehingga hanya ada 5.000 orang di tribun.
Ini adalah pertandingan kandang keempat berturut-turut dengan boikot ini, jadi bagaimana para pendukung dapat dibujuk untuk kembali?
"Saya rasa klub harus mengambil inisiatif untuk membawa mereka kembali, karena ini situasi yang terlalu sulit bagi kami," jawab Sarri.
"Saya bukan direktur, tetapi situasi ini sudah berlarut-larut cukup lama, jadi mereka lebih tahu daripada saya. Mereka akan lebih tahu daripada saya bagaimana dan di mana harus turun tangan."
Baca juga: Coppa Italia di Tengah Protes, Ultras Lazio Boikot, Pemain Tetap Merasa Didukung
Sang pelatih berkali-kali mengatakan bahwa ia hanya bertahan di Lazio karena telah berjanji kepada para penggemar, jadi bagaimana ia melihat masa depannya di klub ini?
"Saya tidak tahu, begitu musim berakhir dan kita mengadakan beberapa pertemuan, barulah saya bisa memberi tahu Anda. Sebuah tim yang harus memenuhi standar sejarah klub ini harus diperkuat, itu sudah pasti," pungkas Sarri.
"Jika saya bertahan hanya karena para penggemar, maka sekarang saya sendiri tidak tahu mengapa saya masih di sini, karena para penggemar pun tidak ada di sini," tambah mantan pelatih Napoli, Chelsea, dan Juve itu.
Hasil ini berarti Lazio kembali naik mengungguli Udinese ke posisi 10 besar, dan hanya terpaut satu poin dari Sassuolo di posisi kesembilan.
Pencetak gol: 2' Maldini (L), 35' Lauriente, 92' Marusic (L)
Lazio (4-3-3): Motta; Marusic, Gila, Romagnoli (Provstgaard 45'), Nuno Tavares; Dele-Bashiru, Cataldi (Patric 38'), Taylor; Isaksen (Cancellieri 79'), Maldini (Dia 65'), Zaccagni (Pedro 79').
Sassuolo (4-3-3): Muric; Coulibaly (68' Walukiewicz), Idzes, Muharemovic, Garcia (68' Doig); Koné (83' Bakola), Lipani (45' Matic), Thorstvedt; Berardi, Nzola, Lauriente.
Wasit: Arena; Asisten Wasit: Meli–Alassio; Ofisial Keempat: Tremolada; VAR: Paterna; AVAR: Abisso
Kartu kuning: 37' Lipani (S), 58' Coulibaly (S), 86' Laurienté (S), 88' Walukiewicz (S).
(tribunkaltim.co/ful)