UPDATE Harga Emas Antam di Kuningan dan Indramayu, Sempat Terpuruk Kini Kembali Menguat
Dwi Yansetyo Nugroho March 10, 2026 09:29 PM

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON –Harga emas batangan produksi Antam kembali mengalami kenaikan setelah sebelumnya sempat mengalami penurunan cukup tajam.

Pada perdagangan hari ini, harga emas Antam 24 karat naik sebesar Rp 8.000 per gram sehingga berada di level Rp 3.047.000 per gram.

Lantas bagaimana dengan progres harga emas di Kuningan dan Indramayu?

Berdasarkan pantauan wartawan TribunCirebon.com pada pukul 10.00 WIB, harga emas Antam sempat merosot cukup dalam hingga Rp 55.000 per gram. Meski demikian, pada sore harinya harga logam mulia tersebut mulai menunjukkan pemulihan dengan kenaikan sekitar Rp 35.000 per gram.

Mengacu pada data resmi dari situs Logam Mulia Antam pada Selasa (10/3/2026), harga emas dengan ukuran terkecil 0,5 gram saat ini dipasarkan seharga Rp 1.573.500. Sementara itu, untuk ukuran 10 gram dijual dengan harga Rp 29.965.000.

Adapun untuk ukuran terbesar, yakni emas batangan 1.000 gram atau setara 1 kilogram, saat ini dibanderol dengan harga Rp 2.987.600.000. Pergerakan harga emas ini menjadi perhatian banyak investor karena fluktuasinya yang cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir.
 
Baca juga: Mendadak Tergelincir, Harga Emas Antam di Cirebon dan Majalengka Hari Ini Anjlok

Jika ditarik dalam sepekan terakhir, harga emas Antam berada rentang Rp 3.004.000 - Rp 3.122.000 per gram. Sedangkan dalam sebulan terakhir, harga emas Antam masih dalam rentang Rp 2.878.000 - Rp 3.135.000 per gram

Sementara itu, buyback harga emas turun Rp 14.000 per gram menjadi Rp 2.802.000 per gram. Harga buyback adalah jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut.

Adapun daftar harga emas Antam pada Selasa, 10 Maret 2026, adalah sebagai berikut:

Harga emas 0,5 gram: Rp 1.573.500
Harga emas 1 gram: Rp 3.047.000
Harga emas 2 gram: Rp 6.034.000
Harga emas 3 gram: Rp 9.026.000
Harga emas 5 gram: Rp 15.010.000
Harga emas 10 gram: Rp 29.965.000
Harga emas 25 gram: Rp 74.787.000
Harga emas 50 gram: Rp 149.495.000
Harga emas 100 gram: Rp 298.912.000
Harga emas 250 gram: Rp 747.015.000
Harga emas 500 gram: Rp 1.493.820.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 2.987.600.000

Dalam transaksi emas batangan Antam, baik pembelian maupun penjualan kembali (buyback) dikenakan pajak sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017. Untuk pembelian emas, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,45 persen bagi pembeli yang memiliki NPWP, sedangkan bagi yang tidak memiliki NPWP dikenakan tarif 0,9 persen.

Baca juga: Emas Antam Berbalik Arah! Harga Hari Ini di Kuningan dan Indramayu Naik Rp35 Ribu

Setiap pembelian emas akan disertai bukti potong PPh Pasal 22 yang dapat digunakan sebagai dasar pelaporan pajak.

Sementara itu, untuk transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta, dikenakan pajak sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen bagi yang tidak memiliki NPWP. Pajak tersebut akan dipotong langsung dari total nilai transaksi saat penjualan kembali dilakukan.

Sebagai informasi, harga emas Antam di laman resmi Logam Mulia umumnya diperbarui setiap hari mengikuti pergerakan pasar logam mulia.

 Dampak Konflik AS–Iran terhadap Pergerakan Pasar dan Investasi Global

Investor mulai memindahkan investasinya ke aset yang dinilai lebih aman seperti emas seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Situasi memanas terjadi setelah Amerika Serikat dan Iran saling melancarkan serangan sejak Sabtu.

Kepala Analis Pasar KCM Trade, Tim Waterer, menyebut emas berpotensi menjadi aset favorit investor di tengah ketidakpastian global akibat konflik tersebut.

Menurutnya, permintaan emas diperkirakan meningkat ketika pasar kembali dibuka, mengingat kekhawatiran terkait durasi konflik, kemungkinan meluasnya dampak ke negara lain, serta risiko inflasi yang meningkat. Dalam kondisi seperti ini, emas kembali berperan sebagai aset safe haven utama bagi para investor.

Harga Bisa Berubah Sewaktu-waktu

Perlu diketahui, harga emas dapat berubah mengikuti kondisi pasar internasional dan domestik. Karena itu, investor disarankan memantau pembaruan harga secara berkala sebelum melakukan transaksi.

Meski mengalami koreksi, emas masih menjadi instrumen investasi yang diminati karena dinilai relatif stabil dalam menjaga nilai aset di tengah ketidakpastian ekonomi.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.