TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Sebuah rumah kontrakan di Jalan Pacuan Kuda, Lorong Kelinci, Kelurahan Rante Pasele, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, ludes terbakar, Selasa (10/3/2026).
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WITA.
Rumah kontrakan dengan tujuh kamar itu dihuni oleh tiga keluarga, sementara empat kamar lainnya dalam keadaan kosong.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran di Kelurahan Rante Pasele Toraja Utara
Saat api mulai membesar, para penghuni tidak sempat menyelamatkan banyak barang karena kobaran api dengan cepat melahap bangunan.
Salah seorang warga yang juga saksi mata, Ratna, mengaku awalnya tidak menyadari adanya kebakaran.
Ia mengira asap yang terlihat berasal dari warga yang sedang membakar sampah.
Baca juga: Kebakaran di Rante Pasele Toraja Utara, Tiga Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal
“Awalnya saya kira ada orang bakar sampah sekitar pukul 11.00 WITA. Waktu itu belum terlihat api, hanya asap hitam,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.
Namun sekitar pukul 13.00 WITA, asap terlihat semakin tebal dan api mulai membesar dari bangunan kontrakan tersebut.
Warga kemudian berteriak memberi tahu penghuni rumah dan berupaya meminta bantuan agar api tidak semakin meluas.
Salah satu penghuni, Srianti, mengaku hanya sempat menyelamatkan berkas penting seperti kartu keluarga saat kebakaran terjadi.
“Ada yang teriak tanya siapa yang main api. Waktu saya lihat ke arah itu, ternyata api sudah besar. Saya panik dan langsung lari,” katanya.
Srianti menuturkan saat kejadian dirinya berada seorang diri di rumah karena suaminya sedang berada di luar.
Sementara iparnya lebih dulu menyelamatkan diri karena membawa anak kecil.
Sementara itu, penghuni lain bernama Resa mengatakan dirinya sedang bekerja saat kebakaran terjadi dan mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat telepon dari seseorang.
“Saya langsung datang, tapi api sudah besar. Tidak ada barang yang bisa saya selamatkan. Untung motor saya tidak terbakar,” ujarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun para penghuni mengalami kerugian karena sebagian besar barang milik mereka tidak sempat diselamatkan.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait.(*)