Lima Kali Kejadian Percobaan Bunuh Diri Terjadi di Flyover Pasupati Dalam Dua Pekan Terakhir
Muhamad Syarif Abdussalam March 10, 2026 09:11 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Aksi percobaan bunuh diri di Flyover Pasupati atau Flyover Mochtar Kusumaatmadja, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung saat ini tengah mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Pasalnya dalam beberapa waktu terakhir, aksi percobaan bunuh diri di flyover tersebut sering terjadi. Beruntung, mayoritas berhasil digagalkan oleh aparat kewilayahan hingga akhirnya para pelaku bisa pun diselamatkan.

Camat Bandung Wetan Rizka Aryani mengatakan, dalam kurun waktu dua pekan, telah terjadi lima kasus percobaan bunuh diri di kawasan Flyover Pasupati, tetapi beberapa di antaranya berhasil digagalkan berkat patroli maupun bantuan warga yang melintas.

"Dua pekan berjalan itu sudah lima kali kejadian. Yang terekspos di media sosial mungkin hanya tiga, tapi sebenarnya lebih dari itu. Alhamdulillah beberapa bisa dicegah," ujar Rizka, Selasa (10/3/2026).

Selama dua pekan terakhir, kata Rizka, pihaknya terus melakukan patroli gabungan dengan melibatkan pihak kecamatan, Koramil, Polsek, serta unsur kewilayahan.

Dia mengatakan, upaya patroli tersebut cukup berat karena keterbatasan personel. Sementara kecamatan harus menangani berbagai persoalan seperti pengaturan lalu lintas, penertiban pedagang kaki lima (PKL) hingga persiapan menjelang Idulfitri.

"Berat sekali dengan kekuatan personel yang terbatas. Linmas kami hanya sekitar 25 orang. Tapi ini sudah menjadi kewajiban kami, jadi tetap dijalankan," katanya.

Selain patroli, kata dia, pihak kecamatan juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Jalan dan Kementerian PUPR untuk membahas kemungkinan pemasangan pengaman tambahan seperti ram besi di bagian jembatan.

Namun terkait hal ini, Rizka menilai persoalan bunuh diri tidak cukup diselesaikan hanya dengan pengamanan fisik di jembatan. Sebab, persoalan kesehatan mental masyarakat menjadi akar masalah yang harus ditangani bersama.

"Ini sebenarnya bukan hanya masalah pengamanan di Pasupati. Tapi bagaimana kita menangani persoalan mental health warga. Sekarang semakin banyak warga yang mengalami tekanan mental," ucap Rizka.

Atas hal tersebut, pihaknya berharap seluruh pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat, dapat terlibat dalam upaya pencegahan agar tidak ada lagi warga yang memilih mengakhiri hidupnya.

"Mudah-mudahan ke depan tidak ada lagi warga yang berniat bunuh diri. Ini persoalan kemanusiaan yang harus kita tangani bersama," katanya.

Kontak Bantuan 

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.

Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.

Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.

Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:

https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/layanan-konseling-psikolog-psikiater

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.