Kata Tetangga Soal Bocah Kelas 3 SD di Surabaya Tewas Tenggelam di Waduk Sambikerep: Sosok Misterius
Pipit Maulidya March 10, 2026 11:32 PM

 

SURYA.co.id - Suasana duka menyelimuti Kelurahan Sambikerep, Surabaya, pada Selasa (10/3/2026) siang.

Seorang bocah laki-laki berinisial IR (10), siswa kelas 3 SD, ditemukan tewas tenggelam di waduk yang terletak tepat di belakang kantor Kelurahan Sambikerep.

Peristiwa memilukan ini bermula saat korban berpamitan kepada ibunya, Novi, untuk pergi bermain sepak bola.

Namun, karena lapangan sekolah ditutup, korban bersama dua temannya memutuskan untuk pergi ke waduk untuk mencari katak.

Baca juga: Profesi Hendri Sebelum Jadi Wakil Bupati Rejang Lebong hingga Kena OTT KPK, Kekayaan Capai Rp29,3 M

Kesaksian Tetangga: Ada Sosok Misterius

Berdasarkan keterangan saksi dan rekan korban di lokasi, muncul cerita yang janggal sebelum IR tenggelam.

Korban sempat hendak naik dari air (mentas), namun tiba-tiba ada sosok remaja tak dikenal yang membawa korban ke tengah waduk.

Siti Majumah (40), seorang warga (Kader) setempat yang mengenal korban, menuturkan pengakuan dari teman korban yang melihat kejadian tersebut secara langsung.

"Katanya temannya itu ada anak, satu dewasa remaja, yang gendong dia. Gendong dibawa ke agak jauh, ke tengah. Habis itu dilepas Rehannya itu. Temannya tahu, cuma tangannya gini-gini (minta tolong)," ujar Siti.

Ia menambahkan bahwa sosok tersebut memiliki ciri-ciri fisik yang asing dan tidak dikenali oleh anak-anak sekitar.

"Bukan warga sini, bukan anak yang main di situ juga. Wajahnya hitam, tinggi, usianya sekitar SMP atau SMA," lanjutnya.

Proses Evakuasi

Pihak berwenang dari BPBD dan tim penyelam segera dikerahkan setelah menerima laporan melalui layanan darurat 112 sekitar pukul 12.00 WIB.

Petugas gabungan melakukan penyisiran di titik yang ditunjukkan oleh saksi.

Aknan, anggota Satpol PO Kantor Keluaraha  Sambikerep yang berada di lokasi, mengonfirmasi bahwa jenazah ditemukan sekitar satu jam kemudian.

"Penyelamatan temukan jenazah kurang lebih pukul 13.00. Jarak lokasi tubuhnya itu sekitar 3 meter dari pinggiran. Menurut ceritanya anak-anak tadi, dia itu bermain bola air, tiba-tiba anak ini kayak ada yang ngajak orang ke tengah. Setelah ke tengah, anak itu rupanya dilepas sama orang tersebut, orang itu hilang," jelas Aknan.

Tangis Histeris Ibu Korban

Novi, ibu dari IR, tampak terpukul hebat.

Sebagai anak tunggal semata wayang, kepergian IR meninggalkan luka yang sangat dalam.

Novi tak kuasa menahan tangis saat tiba di gerbang masuk waduk dan mendapati putranya sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Jenazah IR telah dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit BDH untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh tim Inafis.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.