SURYA.CO.ID, SURABAYA - Program Late Night Shopping di sejumlah mal Surabaya, Jawa Timur (Jatim), mulai dipadati pengunjung menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Selasa (10/3/2026).
Masyarakat memanfaatkan momen ini untuk berburu diskon Lebaran besar-besaran yang digelar pusat perbelanjaan.
Memasuki dua pekan terakhir Ramadan, aktivitas belanja di mal terpantau meningkat signifikan. Berbagai tenant retail menyuguhkan promo clearance sale, potongan harga hingga program buy one get one free untuk menarik minat masyarakat.
Direktur Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi, mengungkapkan bahwa program Late Night Shopping diharapkan menjadi momentum krusial mendongkrak penjualan retail.
Menurutnya, pada awal Ramadan, aktivitas pengunjung masih didominasi oleh sektor food and beverage (F&B).
Pihak pengelola mal optimis tren belanja akan terus meroket hingga puncak Lebaran nanti.
Berikut adalah beberapa poin utama terkait pelaksanaan Late Night Shopping di Surabaya tahun ini:
Sutandi yang juga menjabat Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur, mengakui kondisi geopolitik global sempat memengaruhi daya beli.
Perang AS-Israel vs Iran disebut membuat masyarakat cenderung menahan pengeluaran pada awal tahun.
Namun, dengan adanya event diskon malam hari ini, pengelola mal yakin ekonomi ritel akan kembali bergairah.
"Kalau Lebaran ini bisa kick off, kami yakin sampai Juli nanti masih bisa terus bertumbuh," tegas Sutandi, Selasa (10/3/2026).
Berdasarkan data historis APPBI Jawa Timur, puncak kunjungan mal di Surabaya biasanya terjadi pada H-7 hingga H-3 Idul Fitri.
Kota Surabaya tetap menjadi magnet belanja utama bagi warga dari daerah penyangga seperti Sidoarjo, Gresik dan Mojokerto.
Strategi perpanjangan jam operasional hingga pukul 24.00 WIB, terbukti efektif mengurangi kepadatan pengunjung di jam reguler, sekaligus memberikan fleksibilitas bagi pekerja untuk berbelanja setelah waktu tarawih.
Bagi Anda yang berencana mengunjungi Late Night Shopping di Surabaya, berikut beberapa saran agar tetap nyaman: