PTPN 1 Regional 2 Peringati Nuzulul Quran, Santuni Anak Yatim dan Tekankan Integritas Karyawan
ferri amiril March 10, 2026 11:35 PM

 

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG – PTPN 1 Regional 2 memperingati malam Nuzulul Quran dengan menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim sekaligus memberikan arahan kepada para karyawan mengenai pentingnya menjaga integritas dan tanggung jawab dalam bekerja, di Aula PTPN 1 Regional 2 Jalan Sindang Rasa Kota Bandung, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan tersebut juga diisi dengan pembinaan keagamaan melalui bimbingan Alquran dalam tausiyah, agar para karyawan dapat mengambil hikmah dari turunnya Alquran dalam kehidupan sehari-hari.

Region Head PTPN 1 Regional 2, Desmanto, mengatakan momentum Nuzulul Quran menjadi pengingat bagi seluruh karyawan untuk meningkatkan kepedulian kepada sesama sekaligus memperkuat nilai-nilai integritas dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, perusahaan tidak hanya fokus pada target produksi, tetapi juga pada pembinaan moral dan spiritual para karyawan.

“Momentum ini menjadi bentuk kepedulian kepada sesama, termasuk kepada anak yatim. Kami juga mengingatkan kepada seluruh karyawan agar selalu menjaga integritas dan tanggung jawab dalam bekerja,” ujar Desmanto.

Ia menjelaskan, dari sisi produksi, PTPN 1 Regional 2 saat ini terus berupaya meningkatkan produktivitas, khususnya pada komoditas teh.

Desmanto menyebutkan terdapat peningkatan produktivitas tanaman teh yang dikelola perusahaan. Saat ini pihaknya juga terus memastikan proses pemupukan berjalan optimal di lahan seluas sekitar 11 ribu hektare.

Selain itu, ke depan PTPN 1 Regional 2 juga merencanakan kerja sama dengan para penggarap untuk pengembangan komoditas kopi.

“Kami ingin kerja sama yang saling menguntungkan antara perusahaan dan para penggarap,” katanya.

Terkait permasalahan hukum yang sempat terjadi, Desmanto mengatakan berkat dukungan aparat penegak hukum (APH) dan masyarakat, sejumlah pihak yang menjadi terdakwa kini telah ditahan meski sebelumnya sempat mengajukan praperadilan.

Selain itu, terdapat pula kasus yang ditangani Polda dengan dua orang berinisial H yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya juga sempat mengajukan praperadilan.

“Alhamdulillah kasus tersebut sudah masuk ke kejaksaan dan segera disidangkan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu terkait pengelolaan lahan.

Menurutnya, lahan yang dikelola PTPN merupakan aset negara yang harus dijaga dan dikelola dengan baik.

“Upaya mencegah penyerobotan lahan terus kami lakukan. Lahan tersebut adalah aset negara dan kami diberi keutamaan izin untuk mengelola. Kami berharap para penggarap dapat bersama-sama bekerja sama dengan kami,” katanya.(*)
 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.