Tampil di Panggung Legacy of Star 2026, Shira Dominique Bahagia Bisa Unjuk Bakat
Willem Jonata March 11, 2026 01:38 AM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perayaan bertajuk “Legacy of Star 2026” berlangsung meriah dengan menghadirkan ratusan siswa dari berbagai kota untuk menampilkan bakat dan kreativitas mereka dalam perayaan 25 tahun Bina Bangsa School.

Salah satu yang tampil dalam acara tersebut adalah penyanyi Shira Dominique Mulyono yang dipercaya menjadi solois dalam konser musik.

Shira mengaku bangga sekaligus bahagia bisa ikut ambil bagian dalam pertunjukan tersebut.

“Saya merasa sangat bahagia dan terhormat bisa menjadi bagian dari pertunjukan yang luar biasa ini, dan saya berharap bisa kembali menjadi bagian darinya tahun depan,” ujar Shira kepada awak media, Senin (9/3/2026).

Dalam konser tersebut, para siswa menampilkan perpaduan alat musik Barat dan Tiongkok.

Baca juga: Peringati Hari Anak Nasional, Shira Dominique Luncurkan Lagu Sahabat Terindah 

Instrumen musik Barat yang digunakan antara lain violin, viola, cello, terompet, dan flute. Sementara dari musik Tiongkok terdapat alat musik seperti Yang Qin, Guzheng, Erhu, serta gitar Cina.

Shira menilai lingkungan sekolahnya memberi banyak ruang bagi para siswa untuk mengembangkan bakat melalui berbagai kegiatan dan acara.

“Sekolah sangat senang memberikan para siswa berbagai kegiatan, acara, dan kesempatan bagi siswa dengan beragam impian yang ingin mereka kejar. Hal ini membuat setiap siswa memiliki cara untuk menunjukkan bakat mereka secara maksimal sekaligus mendapatkan pengalaman untuk masa depan mereka,” tuturnya.

Ia juga merasakan suasana kebersamaan yang kuat bersama teman-temannya selama bersekolah.

“Di sekolah, saya hampir tidak pernah merasa sendirian karena teman-teman saya selalu ada untuk saya. Saya juga sangat suka bersosialisasi dengan orang lain, terutama dengan siswa dari kampus yang berbeda,” ujarnya.

Dalam persiapan menuju pertunjukan, para siswa menjalani latihan intensif melalui kegiatan music camp dan concert week yang berlangsung hampir sepanjang hari.

“Memang sangat melelahkan, tetapi saya sangat menyukainya karena biasanya di saat itulah saya bisa mendapatkan lebih banyak teman dan mempererat hubungan dengan banyak orang,” katanya.

Selain mengembangkan bakat, Shira juga menyebut para siswa diajarkan untuk saling menghargai dan menolak perundungan.

“Kami diajarkan untuk memperlakukan orang lain sebagaimana kami ingin diperlakukan. Artinya bersikap baik satu sama lain dan tidak ada perundungan. Kami diajarkan untuk menjadi orang yang berani membela dan membantu, bukan hanya menjadi penonton,” jelasnya.

Perayaan “Legacy of Star 2026” sendiri menjadi ajang bagi para siswa untuk menampilkan kemampuan mereka di bidang seni sekaligus mempererat kebersamaan antar peserta dari berbagai kota.

 

(Tribunnews.com/ Fauzi Alamsyah)

  

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.