Nyepi di Bali, Polisi Siapkan Rekayasa Arus Lalu Lintas, 298 Ogoh-ogoh Menarik di Hari Pangrupukan
Putu Dewi Adi Damayanthi March 11, 2026 07:03 AM

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Ratusan ogoh-ogoh bakal menarik di jalan wilayah Jembrana saat Hari Pangrupukan serangkaian Nyepi, Rabu 18 Maret 2026 mendatang. 

Pengaman dan pengaturan lalulintas telah disiapkan mengingat momen ini juga bertepatan dengan arus mudik Lebaran. 

Polres Jembrana telah mengurus masing-masing Polsek untuk melakukan pengaturan pengamanan serta melibatkan unsur Pecalang di wilayah setempat.

Menurut data yang berhasil diperoleh dari Polres Jembrana, total jumlah ogoh-ogoh seluruh Banjar yang ada di Gumi Makepung sebanyak 298 unit. 

Baca juga: Tak Hanya Panggung Kreativitas Ogoh-Ogoh, Badung Caka Fest Putar Ekonomi Hingga Rp 1,49 Miliar

Jumlah tersebut bakal serentak diarak pada Hari Pangrupukan pekan depan. 

Selain pengaturan lalulintas, fokus utama kepolisian adalah mengantisipasi adanya gesekan yang berpotensi sebabkan gangguan kamtibmas.

"Untuk pengaturannya sudah kami koordinasikan dengan masing-masing Polsek agar ogoh-ogoh keluar secara bertahap. Pengawalan nantinya dilakukan oleh Pecalang dan dibantu personel kepolisian di wilayah masing-masing," jelas Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati.

AKBP Kadek Citra menegaskan, pengaturan tersebut bertujuan mengantisipasi adanya gesekan antar Banjar yang kemungkinan terjadi. 

Mengingat dalam satu wilayah desa saja, ada puluhan ogoh-ogoh yang bakal diarak.

Kemudian, kata dia, kegiatan pengarakan ogoh-ogoh yang menggunakan jalur nasional disiapkan rekayasa arus lalu lintas. 

Sebab, momen Hari Pangrupukan bertepatan dengan momen puncak arus mudik 2026 mendatang yakni antara 15-18 Maret. (mpa)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.