TRIBUNNEWSMAKER.COM – Reza Arap mendadak berpamitan lebih awal dari siaran langsung marapthon yang sedang berlangsung. Keputusan tersebut diambil setelah sang YouTuber diduga mengalami gangguan kesehatan mental.
Reza Arap disebut akan rehat sementara dari siaran langsung marapthon. Marapthon sendiri merupakan program live streaming yang dijalankan oleh para kreator yang tergabung dalam AAA Clan.
Siaran langsung tersebut tayang di YouTube sejak 8 Februari 2026. Program bertajuk Marapthon - The Last Tale itu direncanakan berlangsung selama 30 hari dan dibagi dalam sejumlah video dengan durasi sekitar 8 hingga 11 jam.
Meski menjadi penggagas kegiatan tersebut, Reza Arap justru memutuskan untuk pamit lebih awal. Momen perpisahan itu terjadi pada 6 Maret 2026.
"See you brother," ucap Arap, dikutip dari Tribun Seleb.
Dalam tayangan tersebut, ia terlihat memeluk beberapa rekannya sebagai tanda perpisahan. Teman-temannya juga turut memberikan doa agar kondisi Reza Arap segera membaik.
"Mau wajib militer," sahut Cintya, asisten Reza Arap.
Baca juga: Hasil Tes IQ Cuma 85, Reza Arap Dicibir, Psikolog Pasang Badan Beber Kondisi Tak Stabil: Nggak Valid
Beberapa hari setelah kejadian itu, salah satu anggota AAA Clan bernama Teguh Praokoso atau yang akrab disapa Tape mengungkap kondisi terkini Reza Arap. Ia menyebut sang YouTuber sempat berkonsultasi dengan psikiater.
"Marapthon anyway kita ga bisa menutupi terlalu lama, kita ga bisa apa ya, Arap gak bisa lama-lama di Marapthon karena kemarin sempet ke psikiater, dia didiagnosis depresi disosder. Stres beratlah," terang Tepe.
"Kalau dari kita semua udah 'take a rest, tidur. Ini udah omongan dokter, ini udah omongan profesional, libur!'. Tapi Arap walaupun di luar masih kepikiran Marapthon," lanjutnya.
Tepe juga mengungkap bahwa dirinya kerap melihat Arap tetap berusaha tampil profesional di depan kamera meski kondisi mentalnya sedang tidak stabil. Ia dan anggota lain pun memilih untuk tidak memaksakan Arap tetap mengikuti siaran.
"Aku sendiri melihat dia sometime memaksakan di depan kamera mode profesional walaupun dia stres di dalem, dia memaksakan hal itu."
"Kita tahu bersama beberapa hari yang ke belakang banyak banget yang menghujat dia tentang ini itu, akhirnya bed rest. Padahal ia melakukan semua itu dalam kondisi major depressive disorder tadi, dalam kondisi secara mental gak sehat. Dia butuh fresh," tegasnya.
Diketahui, siaran langsung marapthon tersebut dijadwalkan berakhir pada Selasa (10/3/2026). Namun tanpa diduga, Reza Arap memutuskan untuk pamit lebih awal dari program tersebut karena kondisi yang diduga berkaitan dengan depresi. (Tribunnewsmaker.com/Grid.ID/Ines Noviadzani)