Jadwal Buka Puasa 21 Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Mamasa, Polman, dan Majene
Nurhadi Hasbi March 11, 2026 09:47 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Puasa Ramadan 1447 Hijriah pada tahun 2026 memasuki hari ke-21 atau 10 malam terakhir, Rabu (11/3/2026).

Memasuki fase akhir Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah dan memperbanyak amal kebaikan.

Berikut jadwal imsakiyah atau jadwal buka puasa untuk wilayah Sulawesi Barat, khususnya Kabupaten Mamasa, Polman, dan Majene.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa 21 Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah, Pasangkayu

Jadwal ini menjadi pedoman waktu ibadah selama Ramadan, mulai dari sahur hingga berbuka puasa.

Jadwal Imsakiyah 21 Ramadan 1447 H:

Imsak: 04.46 WITA

Subuh: 04.56 WITA

Terbit: 06.07 WITA

Duha: 06.34 WITA

Zuhur: 12.18 WITA

Asar: 15.19 WITA

Magrib (Buka Puasa): 18.22 WITA

Isya: 19.30 WITA

Pentingnya Mengetahui Jadwal Imsakiyah

Mengetahui jadwal imsakiyah sangat penting bagi umat Islam yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Jadwal ini memuat waktu-waktu penting seperti imsak, subuh, zuhur, asar, magrib, dan isya yang menjadi pedoman dalam beribadah setiap hari.

Pertama, jadwal imsakiyah membantu menentukan waktu mulai dan berbuka puasa.

Melalui jadwal ini, umat Islam mengetahui kapan harus berhenti makan dan minum sebelum waktu Subuh serta kapan waktu yang tepat untuk berbuka saat azan Magrib.

Kedua, jadwal imsakiyah membantu menjaga ketepatan waktu dalam menjalankan salat lima waktu.

Dengan mengetahui waktu salat seperti Zuhur, Asar, dan Isya, ibadah dapat dilaksanakan tepat waktu.

Ketiga, jadwal ini juga membantu mengatur aktivitas harian selama Ramadan.

Banyak orang menyesuaikan waktu sahur, bekerja, beristirahat, hingga beribadah berdasarkan jadwal imsakiyah.

Keempat, jadwal imsakiyah membantu menghindari kesalahan dalam beribadah, seperti terlambat berhenti makan saat sahur atau terlalu cepat berbuka puasa.

Keutamaan 10 Malam Terakhir Ramadan

Sepuluh malam terakhir Ramadan memiliki keutamaan yang sangat besar dalam Islam.

Pada malam-malam tersebut terdapat malam Lailatul Qadar.

Malam ini disebut dalam Al-Qur’an sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan atau sekitar 83 tahun ibadah.

Dalam Surah Al-Qadr dijelaskan bahwa pada malam tersebut para malaikat turun membawa rahmat dan keberkahan.

Lailatul Qadar diyakini terjadi pada salah satu malam ganjil di 10 malam terakhir Ramadan, yakni malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.