Arsenal Haram Copy Paste Tragedi Kegagalan Liverpool di 16 Besar Liga Champions
Facundo Chrysnha Pradipha March 11, 2026 10:30 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Perjalanan Arsenal mengarungi kompetisi Liga Champions musim 2025/2026 akan kembali berlanjut di babak 16 besar.

Kebetulan, Arsenal akan berhadapan dengan klub asal Jerman, Bayer Leverkusen di babak tersebut.

Laga leg pertama antara Bayer Leverkusen vs Arsenal akan digelar di BayArena, Jerman, Kamis (12/3/2026) jam 00.30 WIB.

Lalu untuk leg kedua, Arsenal gantian menjadi tuan rumah dengan menjamu Bayer Leverkusen, Rabu (18/3/2026) tengah pekan depan.

Jika menilik performa kedua tim musim ini, Arsenal jelas lebih diunggulkan ketimbang Bayer Leverkusen.

Di hampir semua kompetisi yang diikuti Arsenal, penampilan tim asal London Utara itu memang sangat konsisten.

Baca juga: Bulan Penentuan: Arsenal vs Manchester City Berburu Quadruple, Duel Hidup Mati di Empat Kompetisi

Dari total 46 laga yang dimainkan di empat kompetisi berbeda, Arsenal hanya kalah sebanyak tiga kali saja di Liga Inggris.

Sementara di tiga kompetisi lain, Arsenal belum terkalahkan baik di Liga Champions, Piala FA dan Piala Carabao.

Tak ayal, Arsenal kini masih menjadi salah satu tim yang berpotensi meraih quadruple pada akhir musim ini.

Selebrasi kemenangan Arsenal atas Bayern Munchen dengan skor 3-1 pada matchday kelima Liga Champions di Stadion Emirates, Kamis (27/11/2025). (Instagram/Arsenal)

Khusus di Liga Champions, performa Arsenal hampir dikatakan sempurna di fase liga.

Bagaimana tidak, tim besutan Mikel Arteta mampu menyapu bersih delapan laga fase liga dengan kemenangan.

Tim sekelas Atletico Madrid, Bayern Munchen hingga Inter Milan pun dipaksa menyerah oleh Arsenal.

Tak mengherankan jika Arsenal bisa lolos ke 16 besar dengan sempurna, dengan meraup 24 poin dari 8 laga di fase liga.

Kini, Arsenal akan berhadapan dengan Bayer Leverkusen yang kebetulan lolos ke 16 besar lewat jalur play-off.

Bertemunya Arsenal dengan Bayer Leverkusen di babak 16 besar, tentu menjadi momen krusial bagi Meriam London.

Setelah menyapu bersih setiap laga fase liga dengan kemenangan menyakinkan, Arsenal jelas dilarang puas ataupun meremehkan kekuatan lawannya kali ini.

SELEBRASI - Selebrasi para pemain Bayer Leverkusen setelah mencetak gol ke gawang Manchester City pada pekan kelima Liga Champions di Etihad Stadium, Rabu (26/11/2025) dini hari WIB. Leverkusen berhasil menghadajar City 2-0.
SELEBRASI - Selebrasi para pemain Bayer Leverkusen setelah mencetak gol ke gawang Manchester City pada pekan kelima Liga Champions di Etihad Stadium, Rabu (26/11/2025) dini hari WIB. Leverkusen berhasil menghadajar City 2-0. (Twitter @bayer04fussball)

Meskipun penampilan Bayer Leverkusen musim ini masih belum sepenuhnya konsisten.

Tim yang pernah menyandang status juara tak terkalahkan Liga Jerman pada musim 2023/2024 lalu itu punya beberapa hasil yang positif melawan tim elit musim ini.

Salah satunya ketika Bayer Leverkusen mampu mengalahkan Manchester City/

Tepat di fase liga, Bayer Leverkusen bisa mencuri tiga poin dari kandang Manchester City, dengan mengalahkan tim besutan Pep Guardiola (0-2) di matchday kelima.

Kemenangan di kandang Manchester City, itu menjadi pemantik semangat bagi Bayer Leverkusen, sekaligus alarm bahaya bagi Arsenal dalam menatap laga leg pertama ini.

Fakta bahwa kedua tim sudah tidak lagi bertemu di kompetisi resmi dalam beberapa dekade terakhir, membuat situasi kian menantang baik bagi Arsenal maupun Bayer Leverkusen.

Kegagalan Liverpool Musim Lalu jadi Pelajaran Berharga untuk Arsenal

Terlepas dari keunggulan yang dimiliki Arsenal baik dari sisi kedalaman skuad, konsistensi performa hingga gaya bermain.

Arsenal tetap tidak boleh meremehkan Bayer Leverkusen.

Disisi lain, Arsenal juga perlu rendah hati untuk belajar dari nasib tragis Liverpool pada musim lalu.

Seperti diketahui, Liverpool sempat merasakan nasib apes saat tersingkir dari babak 16 besar Liga Champions.

Mampu lolos langsung ke babak 16 besar dengan status pemuncak klasemen fase liga, Liverpool justru keok di awal fase gugur.

Ialah PSG yang menjadi biang kerok tersingkirnya Liverpool pada babak 16 besar musim lalu.

PSG yang awalnya babak belur di fase liga, justru mampu tampil ganas dengan menyudahi perjalanan Liverpool lewat drama adu penalti di babak 16 besar.

Setelah menyingkirkan Liverpool, PSG mampu terus melaju hingga akhirnya berhasil menjadi juara Liga Champions musim lalu.

Nasib tragis yang dialami Liverpool musim lalu sebagai pemuncak klasemen fase liga, tentu menjadi peringatan bagi Arsenal yang juga menyandang predikat yang sama pada musim ini.

Liverpool secara tragis disingkirkan PSG di 16 besar Liga Champions lewat drama adu penalti yang berlangsung di Stadion Anfield, Rabu (12/3/2025).
Liverpool secara tragis disingkirkan PSG di 16 besar Liga Champions lewat drama adu penalti yang berlangsung di Stadion Anfield, Rabu (12/3/2025). (Liverpool.com)

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta pun menyadari bahwa perjalanan timnya untuk meraih gelar masih sangat jauh.

Maka dari itu, Arteta ingin timnya terus membuktikan diri dalam setiap laga, sebelum nantinya berada di titik yang mereka impikan.

"Ini sepak bola dan anda harus terus membuktikan diri," tegas Arteta sebelum laga melawan Bayer Leverkusen, dilansir laman resmi UEFA.

"Liga Champions ditentukan pada hari itu juga,"

"Ketika momen-momen krusial bisa membuat perbedaan besar,"

"Karena di paruh musim kedua, tidak pernah ada ruang untuk melakukan kesalahan," tukasnya.

Jika bisa menyingkirkan Bayer Leverkusen, Arsenal tinggal menunggu pemenang Sporting CP vs Bodo/Glimt di babak 8 besar nantinya.

Peluang Arsenal memenangkan gelar perdana Liga Champions pun kian terjaga, jika mereka mampu mempertahankan performa terbaiknya saat ini.

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.