TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Peristiwa duel maut antar-tetangga di wilayah Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (9/3/2026) menewaskan satu orang.
Korban bernama Ismanto tewas setelah ditikam tetangganya sendiri yang berinisial RC.
Ismanto berusia 47 tahun.
Adapun duel maut itu terjadi di Jalan Abi Kusno, Lorong Belarama, RT 16, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang, sekitar pukul 23.50 WIB.
Baca juga: Duel Maut di Kertapati Palembang, Ismanto Tewas Dibunuh Tetangga, Berawal Adiknya Disebut Cepu
Ismanto mengalami dua luka tusuk di punggung dan bawah dagu, dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit BARI Palembang.
Dalam perjalanan, nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Dari informasi yang dihimpun, sebelumnya terjadi perkelahian sengit antara Ismanto dengan tetangganya, RC.
Insiden penikaman tersebut berawal dipicu karena pelaku menuduh adiknya disebut cepu (informan) polisi.
Menurut keterangan saksi, Eka Budiono, awalnya ia mendapatkan kabar dari warga adanya keributan antara pelaku RC dan korban.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka parah di tempat kejadian perkara (TKP).
"Awalnya saya mendapatkan kabar begitu, Pak. Lalu saya menuju TKP untuk melihat kejadian tersebut," kata Eka kepada petugas.
Nahas, sesampainya di lokasi, Eka mendapati korban sudah dalam kondisi terkapar bersimbah darah.
"Korban langsung saya bawa ke RS BARI Palembang," ujarnya.
Namun, di tengah perjalanan menuju rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.
Petugas Polsek Kertapati bersama piket Reskrim dan SPKT Polrestabes Palembang yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP serta meminta keterangan para saksi.
Kapolsek Kertapati, AKP Angga Kurniawan, didampingi Kanit Reskrim, Ipda Kristianto Dwi Anggoro, mengonfirmasi bahwa kasus tersebut kini tengah dalam penyelidikan intensif.
"Begitu mendapati informasi adanya peristiwa itu, kami langsung mendatangi TKP," ungkap AKP Angga saat dikonfirmasi, Selasa (10/3/2026).
Sementara terkait motif, polisi masih melakukan pendalaman lebih lanjut.
Akibat peristiwa ini, korban menderita luka robek pada punggung kanan sepanjang 5 cm dan luka robek pada dagu bawah sepanjang 4 cm.
"Untuk motif masih kami dalami," tegasnya.
Angga menambahkan bahwa identitas terduga pelaku sudah dikantongi dan saat ini tengah dalam pengejaran petugas.
"Sudah kami kantongi identitasnya, saat ini masih terus diburu," tutupnya.
(Aggi Suzatri/ Andyka Wijaya/ Tribun Sumsel).
(*)
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com