Persija Jakarta Susun Skema Salip Persib Bandung di Puncak, Bepe: Tak Boleh Kalah lagi
Rheina Sukmawati March 11, 2026 12:11 PM

TRIBUNJABAR.ID - Persija Jakarta belum menyerah dalam menatap perebutan gelar juara Super League 2025/2026 dengan Persib Bandung yang berada di puncak.

Hingga pekan ke-25, Persija Jakarta berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan 51 poin, terpaut dua poin dari Borneo FC di peringkat kedua dan enam poin dari Persib Bandung di puncak.

Persaingan papan atas yang kompetitif ini membuat Persija Jakarta masih memiliki asa untuk bisa mengakhiri musim sebagai juara.

Direktur Olahraga Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, mengatakan pihaknya sudah mendiskusikan dengan manajemen mengenai skema mengakhiri musim di puncak klasemen.

Diskusi tersebut berlangsung setelah Persija Jakarta meraih hasil imbang saat berhadapan dengan Borneo FC.

"Ketika kami terakhir bermain imbang di kandang, Pak Prapanca mengajak saya berdiskusi, beliau meminta saya membuat skenario untuk 10 pertandingan ke depan," kata Bepe dalam acara Ngopi Bareng Persija di Kantor Persija, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2026), dikutip dari Wartakotalive.com.

Berdasarkan simulasi tersebut, kata Bambang Pamungkas, Persija Jakarta memperkirakan persaingan papan atas klasemen akan tetap sengit hingga pekan terakhir Super League 2025/2026.

BEREBUT BOLA - Pemain Persib Bandung dan Persija Jakarta berebut bola pada laga pekan ke-17 Super League 2025/2026, Minggu (11/1/2026)
BEREBUT BOLA - Pemain Persib Bandung dan Persija Jakarta berebut bola pada laga pekan ke-17 Super League 2025/2026, Minggu (11/1/2026) (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Baca juga: Menatap Skuad Persib Musim Depan: Siapa Bertahan dan Siapa Terdepak dari Proyeksi Bojan Hodak?

"Simulasi pertandingan itu dibuat, kira-kira di mana kami menang dan kemungkinan hasilnya berbeda," tutur legenda Persija yang akrab disapa Bepe itu.

"Dan hingga pekan ke-34 nanti selisih poin di papan atas kemungkinan akan sangat tipis, hanya satu atau dua poin," jelasnya.

Kendati demikian, Bambang Pamungkas menegaskan bahwa timnya memang harus menjaga konsistensi jika ingin tetap berada di jalur perebutan juara.

Dalam 10 pertandingan terakhir, Macan Kemayoran tidak boleh kehilangan satu poin pun.

"Persija tidak boleh lagi terpeleset dalam situasi apapun, kami tidak boleh kalah lagi," tegas legenda Persija tersebut.

Bepe menambahkan, peluang Persija untuk menjadi juara masih sangat terbuka selama tim mampu memaksimalkan sisa pertandingan musim ini.

"Soal kapan kita bisa menyalip, saya tidak bisa menyebutkan detail, yang paling penting bagi kami adalah di akhir musim, setelah pekan ke-34, Persija berada di posisi pertama," katanya.

Persib Bandung Enggan Sesumbar

Sementara itu, Persib Bandung saat ini menjadi kandidat kuat untuk mengakhiri musim sebagai juara, untuk yang ketiga kali secara beruntun.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak sendiri enggan sesumbar mengatakan bahwa timnya sudah pasti menjadi juara.

Kendati demikian, Bojan Hodak memiliki kekayakinan terhadap anak-anak asuhnya agar bisa memenangkan setiap laga di sisa putaran kedua.

JUNG - Selebrasi Andrew Jung setelah mencetak gol di laga Persib Bandung vs Persik Kediri, Senin (9/3/2026) malam WIB di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat. Persib menang 3-0 dan Jung menyumbang 2 gol.
JUNG - Selebrasi Andrew Jung setelah mencetak gol di laga Persib Bandung vs Persik Kediri, Senin (9/3/2026) malam WIB di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat. Persib menang 3-0 dan Jung menyumbang 2 gol. (Persib.co.id)

“Saya tidak paham soal keyakinan itu (juara lagi), tapi saya rasa sejak awal kami punya rasa percaya diri tapi kami sempat menghadapi pertandingan-pertandingan sulit,” sebut Hodak.  

“Kami hanya perlu fokus laga demi laga dan kami juga jangan sampai merasa percaya diri berlebih untuk melalui setiap tim yang mengadang,” paparnya.  

Menurut Hodak dengan 10 laga tersisa, timnya masih bisa kalah. Persaingan semakin ketat dan tekanan akan terus datang.  

Filosofi tentang mempertahankan lebih sulit daripada merebut memang benar dirasakannya. Persib hanya perlu fokus melalui tantangan di depan dengan mantap.

“Kami bisa menang, kami juga bisa kalah, tapi persaingannya begitu ketat, begitu kompetitif, kalian lihat tim-tim dari papan bawah bisa saja menang dan semua laga begitu sulit,” ujarnya.

“Jadi jangan bicara  terlalu jauh, kami hanya fokus dulu menghadapi Borneo,” kata Hodak.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.