Tribunlampung.co.id, Batang - Seorang sopir truk tewas mengenaskan usai terlindas truk yang dikemudikannya sendiri tiba-tiba berjalan mundur tanpa kendali.
Korban diketahui bernama Andriansyah (22), warga Cileunyi Wetan, Kabupaten Bandung.
Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di ruas jalan nasional wilayah Desa Surodadi, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Selasa (10/3/2026) malam sekiranya pukul 22.57 WIB.
Dimana dalam insiden tersebut melibatkan tiga kendaraan, yakni dua truk tronton Hino dan satu mobil sedan Mitsubishi Lancer.
Kasatlantas Polres Batang, AKP Eka Hendra Ardiansyah mengungkap kronologi kecelakaan.
Baca Juga 1 Tewas 4 Luka-luka dalam Kecelakaan Truk Vs Mobil Travel di Tol Ngawi-Solo
Bermula saat truk tronton Hino bernomor polisi B 9492 JEH berhenti di bahu jalan sebelah selatan dengan posisi menghadap ke barat.
“Saat itu kendaraan berhenti di bahu jalan yang kondisinya agak menanjak. Pengemudi kemudian turun dari kendaraan dan berada di bagian belakang truk,” ujar Kasatlantas Polres Batang, Rabu (11/3/2026)
Namun secara tiba-tiba truk tersebut bergerak mundur tanpa kendali.
Nahas, kendaraan itu langsung menabrak sang sopir.
Ia mengalami luka sangat parah berupa cedera kepala berat, kaki kiri terputus, serta memar di bagian dada dan perut.
“Korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara,” ucapnya.
Setelah menabrak korban, truk tersebut masih terus bergerak mundur dan menghantam truk tronton Hino lain bernomor polisi B-9136-BYU yang sedang parkir di belakangnya di bahu jalan.
Akibat benturan tersebut, truk kedua terdorong hingga naik ke median jalan dan berhenti setelah menabrak pagar milik Pabrik Surya Jaya Mulya yang berada di sisi utara jalan.
Tidak berhenti di situ, truk yang berjalan mundur itu juga menabrak sebuah mobil sedan Mitsubishi Lancer GLX bernomor polisi G-1467-DC yang juga terparkir di belakangnya.
Beruntung tidak ada korban luka dari pengemudi kendaraan lainnya.
Sementar untuk kerugian materi akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 20 juta.
Saat kejadian, kondisi jalan dilaporkan lurus dan terbuat dari beton dengan kondisi baik.
Cuaca juga cerah dan arus lalu lintas sedang meski kejadian berlangsung pada malam hari.
Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kendaraan bisa bergerak mundur tanpa kendali.
“Kami masih mendalami penyebab kejadian ini, termasuk faktor teknis kendaraan maupun kelalaian,” pungkasnya.
Sumber: TribunJateng.com