TRIBUNWOW.COM - Kekalahan 1-2 Arema FC dari Bhayangkara di dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Selasa, 10 Maret 2026, Selasa, 10 Maret 2026 mendapat sorotan.
Selain dari suporter Arema FC, Aremania, suporter Persebaya Surabaya, Bonek Mania ikut memberi sorotan dan komentar tajam.
Sama seperti Aremania, Bonek Mania merasa terdapat beberapa kejanggalan terkait keputusan wasit.
Di mana, keputusan wasit tersebut dicap berat sebelah dan merugikan Arema FC.
Bonek Mania juga memberi komentar semangat untuk Arema FC.
Baca juga: Aremania Ikhlas Lepas? Sosok Sangat Penting Arema FC Didekati Klub Liga Brasil dan Sudah Negosiasi
Selain Bonek Mania, suporter tim-tim Super League lainnya, seperti Bobotoh, The Jakmania, hingga Persijap Jepara juga memberikan motivasi dan ucapan semangat untuk Arema FC.
Reaksi Bonek Mania, Bobotoh hingga The Jakmania tersebut tampak pada kolom komentar unggahan terkini Arema FC, Selasa, 10 Maret 2026.
"Aku Bonek, gawe Arema NT lawan mu P***** soale," tulis @rizki_sihaputra.
"duh sek sabar yo sam, padahal aku bonek yo ndukung tim'mu ben gak kesalip klasemen pdhl aku ndelok 1-0 win arema, malah dalberto kartu abang comeback lah bhayangkara. wes gak popo lah sam, semangat terus. bonekXarema," tulis @satpan17.
"Kalian tetap pemenangnya Sam,salam dari biru barat," tulis @buibuu_.
"Arema vs wasit, tetep semangat arema," tulis @biloyy71 dengan menyematkan emoticon hati warna jingga dan biru.
"Hindari melawan yang tidak mungkin dilawan Samm, golek aman ae, kakean protes mundak di kik sko grup watsap," tulis @persijapcore.
"Keep strong dulurku Aremania," tulis @fico07 dengan menyematkan emoticon hati warna hijau dan biru.
"Smngat sam," tulis @jakafar101998 dengan menyematkan emoticon buaya dan singa.
"Semangat sam," tulis @iniyanzlagi dengan menyematkan emoticon hati warna hijau dan biru.
Jalannya Pertandingan Bhayangkara FC Vs Arema FC
Babak 1
Kedua tim memulai laga dengan kondisi berat karena lapangan basah bahkan ada genangan ari.
Peluang emas pertama Arema FC pada menit ke-6 setelah kesalahan umpan pemain bertahan Bhayangkara FC, Slavko yang tidak sampai ke rekannya.
Bola berhasil didapat oleh Gustavo Franca namun tendangannya bisa diblok oleh Aqil Savik.
Bola rebound dari Dalberto juga masih bisa diamankan oleh Aqil Savik.
Pada menit ke-15, tendangan mendatar Gabriel Silva dari dalam kotak penalti masih melebar.
Kerugian didapat Bhayangkara FC menyusul cederanya Aqil Savik dan digantikan oleh Awan Seto pada menit ke-18.
Kaki Aqil Savik terkena benturan dengan kaki Dalberto.
Hingga menit ke-20, Arema FC masih mendominasi permainan maupun serangan.
Peluang emas pertama Bhayangkara FC didapat pada menit ke-28, sepakan dari Moussa Sidibe setelah melewati beberapa pemain Arema FC masih berada di atas gawang.
Sundulan Ryo Matsumura pada menit ke-33 meneruskan umpan dari Moussa Sidibe masih mengenai tiang gawang Arema FC.
Pada menit 40, sepakan dari Gabriel Silva di depan gawang Bhayangkara FC masih menyamping.
Baca juga: Persib Bandung Paling Banyak Dapat Penalti, Persija, Arema FC dan Persebaya Hanya Setengahnya
Arema FC akhirnya mampu unggul atas Bhayangkara FC pada menit ke-45+1 melalui gol Joel Vinicius.
Joel Vinicius memanfaatkan umpan sundulan Dalberto untuk menceploskan bola ke gawang Bhayangkara FC yang sudah kosong.
Pada menit ke-45+7, Arema FC kehilangan satu pemainnya setelah Fabio Oliveira melakukan pelanggaran berbahaya dengan menginjak kaki Franky Missa.
Babak 2
Di awal babak kedua, Bhayangkara FC hampir saja bisa samakan kedudukan atas Arema FC.
Peluang emas didapat setelah Moussa Sidibe beri umpan set piece ke Nehar Sadiki.
Nehar Sadiki dengan tenang lakukan sepakan keras tepat ke Gianluca Pandeynuwu.
Peluang didapatkan oleh Ryo Matsumura.
Memanfaatkan kesalahan Rio Fahmi, Ryo Matsumura sukses merebut bola.
Sekali gocek, Matsumura sukses lesatkan sepakan on target ke jala Gianluca Pandeynuwu.
Di menit ke-66, wasit mendapatkan panggilan dari wasit cadangan dan VAR.
Wasit melihat friksi yang dilakukan oleh Dalberto dan Slavko Damjanovic.
Dalberto dan Slavko Damjanovic adu pukul saat one on one.
Padahal, aksi friksi itu dimulai oleh Slavko Damjanovic.
Gerakan tangan Slavko Damjanovic memeluk Dalberto, sedangkan striker asal Brasil itu lakukan pukulan.
Umpan dari sisi kiri penyerangan Bhayangkara FC membuat skrimits di muka gawang Arema FC.
Nehar Sadiqi mampu menjangkau bola.
Sayang, sontekannya masih terhenti di muka gawang.
Apes bagi Arema FC, dari lini kedua, Privat Mbarga datang dengan tanpa pengawalan.
Gol Mbarga di menit ke-76 sukses samakan kedudukan atas Bhayangkara FC.
Tak selang lama, Bhayangkara FC sukses mendapatkan penalti.
Umpan Firza Andhika mengarah ke Dendy Sulistyawan.
Dalam aksi tersebut, Dendy Sulistyawan terjatuh.
Dalam tayangan ulang, terlihat Dendy Sulistyawan disikut oleh Betinho.
Sikutan Betinho mengenai leher Dendy yang membuatnya mendapatkan kartu kuning dari wasit.
Penalti pun ditunjuk wasit.
Sebelum penalti, momen unik terjadi.
Marcos Santos coba kecoh Bhayangkara FC dengan tarik keluar Gianluca Pandeynuwu dan menggantinya dengan Lucas Frigeri.
Apesnya, hal itu justru berakhir apes.
Alih-alih bisa baca arah bola, Frigeri yang belum sentuh bola malah kena tipu telak Moussa Sidibe.
Sidibe arahkan bola ke sudut kiri, sementara Frigeri malah melompat ke sisi kanan.
Skor berubah menjadi 2-1 untuk tuan rumah Bhayangkara FC.
Tambahan waktu 9 menit di babak kedua.
Hingga peluit babak kedua dibunyikan, skor tetap tak berubah.
Dengan keberhasilan itu, Bhayangkara FC menempel ketat Persita Tangerang di posisi kelima dengan raihan poin identik 41.
Margin 4 poin dari Malut United yang berada di posisi ASEAN Club Championship musim depan.
Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC:
Bhayangkara FC:
Starter: Aqil Savik, I Putu Gede, Nehar Sadiki, Slavko Damjanovic, Frengky Missa, Moises Wolschick, Ryo Matsumura, Wahyu Subo Seto, Henri Doumbia, Privat Mbarga, Moussa Sidibe
Cadangan: Awan Seto, Rakasurya Handika, Leonardo da Silva, Rahmat Syawal, Firza Andika, TM Ichsan, Sho Yamamoto, Sani RizkiRyan Kurnia, Ginanjar Wahyu, Dendy Sulistyawan, Ilija Spasojevic
Arema FC
Starter: Gianluca Pandeynuwu, Hansamu Yama, Rio Fahmi, Iksan Lestaluhu, Pablo Oliveira, Gustavo Franca, Matheus Blade, Betinho, Gabriel Silva, Dalberto, Joel Vinicius
Cadangan: Lucas Frigeri, Anwar Rifai, Julian Guevara, Bayu Setiawan, Leo Guntara, Johan Ahmat Farizi, Rifad Marasabessy, Jayus Hariono, Arkhan Fikri, Dendi Santoso, Salim Tuharea, Dedik Setiawan
(TribunWow.com)