Ulang Tahun ke-63 Gubernur Sultra ASR Dapat Lukisan dari Siswi Tunarungu, Jejak Karier dari Prajurit
Amelda Devi Indriyani March 11, 2026 01:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, menerima hadiah lukisan dari siswi berkebutuhan khusus saat peringatan ulang tahunnya yang ke-63.

Lukisan tersebut diserahkan dalam kegiatan penyerahan Tunjangan Profesi Guru dan gaji ke-13 di Aula Bahteramas Kantor Gubernur Sultra, Kompleks Bumi Praja, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Rabu (11/3/2026).

Karya tersebut dibuat oleh Celine Shakayla Zasky, siswi kelas 5 SD di SLBN 2 Kendari yang merupakan penyandang tunarungu.

Dalam lukisan itu, tergambar sosok Andi Sumangerukka sedang menyerahkan seragam sekolah kepada siswa SMA. 

Ilustrasi tersebut dilengkapi latar Jembatan Bahteramas, Tugu MTQ, serta Kantor Gubernur Sultra, lengkap dengan logo Pemerintah Provinsi Sultra.

Celine menggambar karya tersebut secara mandiri menggunakan peralatan sederhana seperti pensil dan crayon. 

Lukisan tersebut kemudian diserahkan langsung kepada Purnawirawan TNI AD ini, diiringi lagu Selamat Ulang Tahun dari grup musik Jamrud.

Baca juga: TPG dan Gaji ke-13 ASN Guru SMA, SMK, SLB di Sulawesi Tenggara Cair, Total Anggaran Rp63 Miliar

Kepala SLBN 2 Kendari, Sri Mulyati, mengatakan karya tersebut diberi judul Sultraku Maju.

“Lukisan ini dibuat dalam satu hari. Mulai dikerjakan sekitar pukul 12.00 Wita hingga sore, kemudian malamnya hanya dirapikan sedikit,” ujar Sri kepada Tribunnewssultra.com.

Perjalanan Hidup Andi Sumangerukka

Andi Sumangerukka lahir pada 11 Maret 1963.

Pada usia 63 tahun, ia telah menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara selama satu tahun.

ASR merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan Mayor (Purn) TNI H Andi Baso Syam Daud dan Hj Andi Azizah Petta Mine.

Ayahnya dikenal pernah menduduki sejumlah posisi penting di Sulawesi Tenggara, mulai dari camat di Wawonii hingga kepala dinas di Kota Kendari. 

Baca juga: 4.000 Penumpang Pelni Turun di Pelabuhan Murhum Baubau Sulawesi Tenggara Jelang Lebaran 2026

Ia juga pernah menjabat Ketua DPRD Kabupaten Kendari (kini Konawe) periode 1970-1975 dan 1988-1992.

Masa kecil Andi Sumangerukka dihabiskan di Kota Kendari, tepatnya di kawasan Kampung Salo, Kota Lama. 

Menempuh pendidikan dasar di SD Teladan Kendari, dan melanjutkan sekolah menengah di Makassar, yakni di SMPN 1 dan SMAN 3 Makassar.

Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan militer di Akademi Militer (Akmil) pada 1984 dan lulus pada 1987.

Karier militernya dimulai sebagai prajurit TNI. Ia pernah menjabat Komandan Batalyon Artileri Pertahanan Udara 13/Parigha Bhuana Yudha di bawah Kodam I/Bukit Barisan.

Kemudian, menjadi Asisten Intelijen Kodam I/Bukit Barisan yang membawahi wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Andi Sumangerukka kemudian bertugas di Sulawesi Tenggara sebagai Komandan Korem 143/Halu Oleo. 

Baca juga: Perekonomian Belum Maksimal, Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka Ungkap Penyebabnya

Selanjutnya ia dipercaya menjadi Inspektur Kodam V/Brawijaya di Jawa Timur.

Kariernya berlanjut sebagai Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Sultra dan Staf Ahli Bidang Ideologi dan Politik Badan Intelijen Negara (BIN).

Pada 2020, ia dipromosikan sebagai Panglima Kodam XIV/Hasanuddin yang membawahi wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara.

Setelah menjabat pangdam, ia kemudian bertugas di Markas Besar TNI untuk persiapan pensiun pada April 2021. 

Andi Sumangerukka mengakhiri karier militernya dengan pangkat Mayor Jenderal TNI.

Usai pensiun, Andi Sumangerukka aktif di berbagai kegiatan sosial dan organisasi kemasyarakatan.

Ia dikenal memimpin komunitas sosial Aku Sahabat Rakyat (ASR) serta menjabat Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sultra dan Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Sultra.

ASR kemudian terjun ke dunia politik, dan terpilih sebagai Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sultra secara aklamasi pada Musyawarah Wilayah Luar Biasa di Kabupaten Kolaka, 3 Juni 2023.

Pada Pemilu Legislatif 2024, ia maju sebagai calon anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sultra. 

Meski meraih 96.688 suara atau perolehan individu terbanyak kedua di Sultra, ia tidak berhasil melenggang ke Senayan.

Dalam Pilkada Sultra 2024, Andi Sumangerukka maju sebagai calon gubernur berpasangan dengan mantan Bupati Wakatobi sekaligus anggota DPR RI, Hugua.

Pasangan tersebut meraih suara terbanyak dan kemudian dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Jakarta.

Pasca pilkada, Andi Sumangerukka resmi bergabung dengan Partai Gerindra. 

Ia dipercaya menjadi Ketua Dewan Penasehat DPD Gerindra Sulawesi Tenggara oleh Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.

Andi Sumangerukka menikah dengan Arinta Anila Apsari. 

Pasangan ini dikaruniai dua anak, masing-masing satu perempuan dan satu laki-laki. (*)

(Tribunnewssultra.com/Dewi Lestari)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.