Penampakan Stasiun Satelit Israel di Bet Shemesh Rusak Dihantam Rudal Dahsyat Iran
Joanita Ary March 11, 2026 05:16 PM

WARTAKOTALIVE.COM — Sebuah stasiun satelit di wilayah Bet Shemesh, Israel, dilaporkan mengalami kerusakan setelah terkena serangan rudal yang diduga diluncurkan dari wilayah Lebanon.

Insiden tersebut terjadi pada Selasa (10/3/2026) dan menambah ketegangan yang terus meningkat di kawasan Timur Tengah.

Rekaman yang beredar dari lokasi menunjukkan kondisi fasilitas komunikasi satelit yang porak-poranda. Puing-puing logam tampak berserakan di sekitar area instalasi, sementara beberapa antena satelit terlihat pecah dan tidak lagi berdiri tegak.

Fasilitas tersebut diketahui berada di sekitar Lembah Ella, kawasan yang menjadi lokasi sejumlah infrastruktur komunikasi penting di Israel.

Stasiun satelit yang terdampak dilaporkan berkaitan dengan jaringan satelit global milik perusahaan komunikasi satelit internasional, SES.

Infrastruktur semacam ini berperan penting dalam menunjang layanan komunikasi, penyiaran, serta konektivitas data lintas negara.

Sejumlah laporan awal menyebutkan bahwa rudal yang menghantam fasilitas tersebut diduga diluncurkan oleh kelompok Hizbullah dari wilayah Lebanon selatan.

Kelompok bersenjata yang didukung Iran itu selama ini diketahui memiliki persenjataan roket dan rudal yang mampu menjangkau sejumlah wilayah di Israel.

Belum ada pula informasi mengenai kemungkinan korban jiwa atau dampak terhadap layanan komunikasi yang menggunakan fasilitas tersebut.

Pengamat keamanan menilai serangan terhadap infrastruktur komunikasi strategis dapat memiliki implikasi luas, terutama jika fasilitas tersebut mendukung jaringan komunikasi sipil maupun militer.

Selain berpotensi mengganggu layanan penyiaran dan komunikasi satelit, insiden semacam ini juga menandakan meningkatnya eskalasi konflik lintas perbatasan di kawasan tersebut.

Dalam beberapa pekan terakhir, ketegangan di perbatasan Israel–Lebanon dilaporkan meningkat seiring intensitas serangan roket dan operasi militer yang saling dilancarkan.

Serangan terhadap fasilitas strategis seperti stasiun satelit juga memperlihatkan bahwa sasaran konflik tidak lagi terbatas pada instalasi militer semata, tetapi mulai menyasar infrastruktur vital yang mendukung sistem komunikasi modern.

Situasi di kawasan tersebut masih terus berkembang, sementara komunitas internasional kembali menyerukan upaya de-eskalasi guna mencegah konflik yang lebih luas di Timur Tengah.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.