Enaknya Sate Khas Palembang Wak Din yang Digemari Warg Asing, Jualan Zaman Belanda Dipikul Keliling
Welly Hadinata March 11, 2026 06:27 PM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Rumah makan Wak Din menyediakan Sate Khas Palembang yang populer di kalangan warga negara asing dan masyarakat Indonesia lokal untuk berwisata dan mencoba makanan khas ibukota Sumatera Selatan ini. 

Dibangun oleh generasi pertama dengan sebutan Wak Din sejak zaman Belanda yang bermula hanya dipikul keliling kemasyarakatan kini populer hingga dikenal oleh wisatawan asing dan lokal. 

Kini beralamat Jalan KH. Azhari, 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, Sumatera Selatan berdiri kokoh, lokasi yang strategis dekat dengan objek wisata kampung Kapitan, membuat rumah makan Wak Din ramai dikunjungi wisatawan lokal dan asing. 

Dengan menu yang paling populer yakni Sate Khas Palembang membuat rumah makan Wak Din tidak lepas dari para wisatawan lokal dan asing untuk mencoba menu spesial untuk menyantap sate yang penuh dengan rempah rempah ini. 

Abdus Somad sebagai generasi penerus pemilik Rumah Makan Wak Din mengungkapkan jika para wisatawan baik dari luar Indonesia dan lokal kerap kali mencoba menu Sate Khas Palembang. 

Bahkan travel yang biasa mengunjungi tempat wisata di Palembang sengaja mampir untuk menyantap menu Sate Khas Palembang yang kaya akan rempah rempah. 

"Saat travel yang datang juga terkadang ada WNA nya ada yang dari Korea, Jepang, Afrika, India kalau Malaysia dan Singapura itu sudah sering sekali berkunjung kesini," ujar Abdus Somad saat dijumpai di lokasi pada Rabu (11/3/2026). 

Menurutnya perbedaan dari Sate khas Palembang dengan Sate lainnya selain telah diwariskan secara turun menurun.

Sate ini memiliki aromatik yang berbeda saat di panggang, dengan bumbu rempah rempah yang meresap ke lapisan dagingnya sehingga saat dimakan terasa jusi. 

Selain itu juga saat kuahnya dihidangkan dengan sate rasa aroma mengunggah selera untuk menyantap hidangan sate khas Palembang ini semakin kuat. 

"Sangat berbeda dengan sate yang lainnya dengan dominan bumbu kacang, kita lebih kepada menggunakan khas kita menggunakan gula aren, selain itu perbedaannya juga dari terletak di kuahnya yang mirip dengan cuka untuk pempek, namun ini khusus untuk sate sehingga rasanya mengunggah selera," ujar keturunan keempat ini. 

Sate khas Palembang ini tidak lama dipanggang sekitar 1-2 menit karena sudah di rebus menggunakan rempah rempah khas keluarga, disajikan dengan nasi hangat, sambel dan acar. 

Namun pengunjung bisa juga menambahkan kuah pindang yang juga menjadi salah satu menu favorit biasanya pelanggan meminta untuk dipanaskan dengan lalapan yang sudah disediakan. 

"Menunya ada sate daging ayam dan juga sapi tapi juga ada kambing sehingga bisa observasi di nomor 083851515082, untuk harga 5 tusuk sate harganya Rp 30 ribu seporsi," ujarnya. 

Beberapa Seniman seperti Benjamin Sueb, Imam Arifin, Amel Carla yang bermain di film Suami Takut Istri, selain itu juga ada mantan Gubernur Sumatera Selatan almarhum Alex Noerdin bersama anak Dodi Reza Alex Noerdin juga sudah berkunjung ke Rumah Makan Wak Din untuk merasakan sate khas Palembang yang telah lama malang melintang. 

"Bahkan gubernur kita yang sekarang bapak Herman Deru juga pernah makan disini mencoba sate khas Palembang," tutupnya. 

Disisi lain, salah satu pengunjung Yudi mengungkapkan jika meskipun harganya cukup mahal namun sangat rekomendasi untuk santap siang karena selain rasanya yang mengunggah selera, bumbu rempah rempahnya juga sangat terasa. 

"Pernah makan sate ini memang rasanya sangat enak pas digigit dagingnya tidak alot ketika dimasukan ke dalam mulut bumbu rempahnya menyatu dengan dagingnya memang bikin nagih," ujar Yudi saat mengantri makanan. 

Yudi juga mengungkapkan jika tidak heran jika wisatawan asing dan lokal Indonesia kerap kali mengunjungi Rumah Makan Wak Din untuk menyantap hidangan sate khas Palembang. 

"Walaupun harganya cukup menguras kantong tapi bikin nagih dan bikin nambah karena emng seenak itu dan wajib beli dan berkunjung lagi kesini kalau ke Palembang," tutupnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.