TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kondisi harga kebutuhan pokok di Pasar Raya Padang, Sumatera Barat, mulai menunjukkan tren yang beragam dalam sepekan terakhir.
Wartawan TribunPadang.com, Arif Ramanda Kurnia, mencatat adanya pergerakan harga pada komoditas minyak goreng, sementara harga telur ayam terpantau masih bertahan di angka stabil.
Situasi ini menjadi perhatian para pedagang dan pembeli yang setiap hari beraktivitas di pusat pasar terbesar di Kota Padang tersebut.
Farhan, salah seorang pedagang telur di Pasar Raya Padang, mengungkapkan bahwa hingga saat ini harga telur ayam ras masih tergolong stabil dan belum mengalami lonjakan berarti.
Menurut penuturan Farhan, harga telur dijual berdasarkan ukuran atau kategori besar kecilnya telur dalam satu krat.
"Untuk telur ayam ukuran kecil, kita jual di harga Rp50.000 ribu per krat," ujar Farhan saat ditemui di lapaknya, Rabu (11/3/2026).
Baca juga: Harga Pangan Melejit di Pasar Raya Padang Jelang Lebaran: Cabai dan Bawang Merah Kompak Naik
Selain ukuran kecil, Farhan juga menyediakan telur dengan ukuran sedang dan besar yang tentunya memiliki selisih harga tipis.
Untuk telur ayam ukuran sedang, dipatok dengan harga Rp52.000 ribu per krat. Sedangkan untuk ukuran paling besar, dipatok seharga Rp54.000 ribu per krat.
Meskipun harga berada di angka tersebut, Farhan mengaku daya beli masyarakat sejauh ini masih cukup terjaga.
"Alhamdulillah, daya beli masih stabil. Konsumen masih ramai yang datang belanja seperti biasa," imbuhnya.
Berbanding terbalik dengan telur, harga minyak goreng curah justru mulai merangkak naik dan dikeluhkan oleh pedagang maupun pembeli.
Riko, seorang pedagang minyak goreng di lokasi yang sama, menyebutkan bahwa kenaikan terjadi pada jenis minyak goreng kiloan atau curah.
"Sekarang harga minyak goreng per kilo sudah menyentuh Rp19.500 sampai Rp20.000," ungkap Riko.
Baca juga: Update Harga Pangan di Pasar Bawah Bukittinggi, Cabai Rp40 Ribu dan Daging Rp150 Ribu
Kenaikan ini dirasakan cukup signifikan mengingat harga sebelumnya berada di level yang lebih rendah.
Riko menjelaskan bahwa sebelumnya harga minyak goreng curah hanya berkisar di angka Rp18.000 per kilogram.
Artinya, dalam waktu singkat terjadi kenaikan harga sekitar Rp1.000 hingga Rp2.000 untuk setiap kilonya.
Kenaikan ini tentu berdampak pada modal yang harus dikeluarkan pedagang serta pengeluaran harian para ibu rumah tangga.
Hingga saat ini, belum diketahui pasti apa penyebab utama naiknya harga minyak goreng curah di tingkat distributor.
Baca juga: Sampah Padang Masih 73 Persen ke TPA, Pemko Targetkan Pengelolaan Berbasis 3R
Meski minyak goreng curah mengalami kenaikan, masyarakat Kota Padang masih memiliki alternatif lain yang harganya jauh lebih terjangkau.
Minyak goreng kemasan rakyat, yaitu Minyak Kita, terpantau masih dijual dengan harga standar sesuai aturan pemerintah.
"Kalau Minyak Kita masih standar, kita jual Rp16.000 per liter," jelas Riko memastikan stok masih tersedia.(*)