TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Presiden Prabowo Subianto menyindir pihak yang tak setuju soal program makan bergizi gratis (MBG) di depan siswi SMA.
Menurut Prabowo, pihak yang tak setuju dengan program MBG itu adalah orang-orang pintar di Jakarta.
Hal itu disampaikan Prabowo saat seorang siswi bernama Yamisa Zeboa curhat ke Presiden soal program MBG yang belum masuk ke sekolahnya.
Ia pun berharap kalau MBG bisa segera disalurkan ke sekolahnya.
Yamisa Zeboa adalah siswi yang sempat viral di media sosial.
Ia viral karena membuat video sedang menyebrang sungai sepulang sekolah.
Yamisa dan teman-temannya terpaksa harus membuka sepatu karena aliran sungai deras.
Saat itu Yamisa berteriak meminta bantuan Prabowo Subianto.
"Bapak Prabowo, lihatlah jalan kami ini. Kami tersiksa kalau ada hujan, kami mau menyeberang," kata Yamisa berteriak.
Rupanya video itu langsung direspon oleh Prabowo dan di lokasi itu dibuatkan jembatan.
Yamisa kemudian mengucapkan terima kasih pada Prabowo karena kini mereka tak perlu lagi basah-basahan untuk berangkat sekolah.
"Izin Pak Presiden, terima kasih atas semua bantuan yang bapak berikan kepada kami. Sekarang kami tidak membuka sepatu lagi kalau kami pergi ke sekolah. Sekali lagi terima kasih Bapak Presiden," kata Yamisa.
Yamisa yang kini duduk di bangku kelas 12 itu pun mengaku ingin melanjutkan kuliah.
Baca juga: Usai Teriak-teriak ke Prabowo, Siswi Ini Mengeluh Soal MBG: Belum Sampai di Sekolah Kami Pak
"Sekarang kelas 12, saya ingin melanjutkan studi tapi orangtua saya tidak mampu, saya mau melanjutkan studi ke perguruan tinggi, kedokteran," jelasnya.
Mendengar itu, Prabowo pun berjanji akan memberikan pendidikan bagi Yemisa.
"Yauda nanti kamu dites ya," kata Prabowo.
Kemudian Yamisa pun meminta agar kedua temannya juga diberikan pendidikan yang sama.
"Sekalian teman-teman saya yang tiga orang ini ingin melanjutkan studi pak," kata dia lagi.
Prabowo pun menyanggupinya asalkan ketiga siswi itu serius belajar.
"InsyaAllah semua ya, tapi harus belajar yang benar. Nilainya yang bagus. Jangan pacaran dulu ya, katanya mau studi," kata Prabowo.
Ia pun langsung meminta Danrem untuk mencatat nama ketiga siswi itu.
"Karena bagaimana pun dia punya keberanian dan leadership, langsung lapor ke saya lewat TikTok. Ysmisa Zeboa, nanti teman-temanmu juga dicatat. Belajar yang benar ya, salam orangtua," kata Prabowo lagi.
Kemudian video Yamisa yang viral pun kembali diputar lagi dan membuat Prabowo tertawa.
Prabowo tampak tergelitik dengan keberanian Yamisa yang teriak-teriak pada Presiden.
"Yamisa itu kau ya? Berani sekali kau teriak-teriak ke presiden ya, tapi justru karena kau teriak-teriak, aku langsung dengar. Alhamdulillah, terimakasih," kata Prabowo lagi.
Sebelum berpamitan, Yamisa pun tiba-tiba curhat soal program MBG.
Menurutnya, MBG belum sampai ke sekolahnnya hingga saat ini.
"Izin pak ada keluhan lagi, tentang MBG Pak. MBG-nya belum sampai ke sekolah kami," kata Yamisa.
Mendengar itu, Prabowo pun bertanya apakah MBG perlu untuk anak-anak sekolah.
"Bupati gimana itu? Tapi katanya ada yang bilang MBG gak perlu, gimana itu?," tanya Prabowo.
"Perlu pak," jawab Yamisa.
"Baiklah saya perjuangkan. Tapi kamu merasakan perlu ya? Tapi banyak orang pintar di Jakarta bilang MBG buang-buang uang," ucap Prabowo.
https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t