Iran: Kami Tak Akan Biarkan Satu Liter Minyak Sampai ke Amerika Serikat dan Israel
Refly Permana March 11, 2026 11:27 PM

 

SRIPOKU.COM - Juru bicara markas komando militer Khatam al-Anbiya Iran, Ebrahim Zolfaqari, menyampaikan peringatan mengenai dampak serangan atas kenaikan harga minyak dunia.

Menurutnya, harga minyak dunia bisa menembus level 200 dolar Amerika Serikat (AS) per barel.

Menurutnya, AS tidak akan mampu mengendalikan harga minyak.

Baca juga: Reaksi Pemerintah Iran soal Prabowo Mau Jadi Mediator Perang Iran vs AS–Israel, Sebut Kaum Musuh

Di pekan kedua Maret 2026, harga minyak dunia sempat menyentuh level 119 dolar AS yang merupakan rekor tertinggi sejak empat tahun terakhir. 

Harga sempat turun ke level 87 dolar AS per Barel di tengah spekulasi bahwa perang bisa lebih cepat berakhir.

Dalam pernyataan yang ditayangkan Aljazeera, Ebrahim Zolfaqari menyatakan setiap kapal atau tanker yang melintas Selat Hormuz menuju lokasi yang menjadi kepentingan AS dan Israel akan menjadi target yang sah.

“Bersiaplah untuk harga minyak menyentuh 200 dolar AS per barel, karena harga minyak bergantung pada keamanan regional yang telah kalian kacaukan,” ujarnya.

Zolfaqari menambahkan agar masyarakat di seluruh Timur Tengah menjauh setidaknya 1.000 meter dari bank-bank tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.