Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, meninjau pembangunan rumah dhuafa milik Amran di Gampong Padang Kawa, Kecamatan Tangan-Tangan, Rabu (11/3/2026).
Pembangunan rumah layak huni itu merupakan realisasi janji Safaruddin kepada Amran, setelah ia melihat langsung kondisi rumah keluarga tersebut sehari sebelumnya.
Safaruddin mendatangi rumah Amran pada Selasa dini hari (10/3/2026), sekitar pukul 03.00 WIB.
Kunjungan itu dilakukan saat ia melaksanakan sahur bersama keluarga dhuafa tersebut dalam rangkaian Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Abdya.
Rumah yang ditempati Amran bersama keluarganya terbuat dari pelepah rumbia dengan lantai tanah. Kondisi bangunan itu dinilai tidak layak huni.
Melihat keadaan tersebut, Safaruddin mengaku tersentuh.
Ia kemudian berjanji akan segera membangun rumah layak huni bagi keluarga Amran.
“Insya Allah besok saya akan bangun rumah itu. Sebelum takbir Lebaran Idul Fitri rumah tersebut sudah selesai dibangun,” kata Safaruddin saat menyampaikan tausiah subuh di Masjid Baitul Quddus, Gampong Pinang, Kecamatan Susoh, Selasa (10/3/2026).
Amran (40), belum sepenuhnya sadar ketika membuka pintu rumahnya sekitar pukul 03.00 WIB. Ia terbangun dari lelap saat seseorang mengucap salam.
Amran selama ini tinggal bersama istri dan tiga anaknya di rumah yang dibangun dari pelepah rumbia dan beralas tanah di Gampong Padang Kawa, Kecamatan Tangan-Tangan.
Usai membuka pintu, Amran memanggil istrinya dan membangunkan ketiga anaknya. Bupati Safaruddin kemudian dipersilahkan masuk dan langsung menuju ke dapur.
Safaruddin ingin makan sahur bersama rakyatnya. Mencicipi apa yang dimakan keluarga Amran.
Di samping itu, bupati juga membawa bekal agar bisa dimakan Amran bersama istri dan anak-anaknya.
Safaruddin sangat menikmati sahur bersama keluarga Amran. Begitu pun anak-anak Amran, terlihat begitu lahap. Hingga makanan di depan mereka habis tak tersisa.
Usai makan, Bupati Safaruddin berbincang dengan keluarga Amran. Mendengar keluh kesah mereka. Ia menguatkan keluarga tersebut agar jangan pernah menyalahkan keadaan.
Dalam kesempatan itu, Safaruddin menjanjikan kepada keluarga Amran bahwa Pemerintah Abdya segera memperbaiki rumah mereka dan dipastikan bisa siap sebelum hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Safaruddin mengatakan bahwa kondisi keluarga Amran menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk terus hadir di tengah masyarakat dan melihat langsung kondisi kehidupan warga.
“Nyoe mungkin rezeki kakak dan abang. Lon trok keunoe atas panggilan dan juga informasi yang loen teumeung. (Ini mungkin rezeki kakak dan abang. Saya sampai ke sini atas panggilan dan juga informasi yang saya dapatkan),” katanya.
“Dan nyoe menjadi tanggung jaweb loen sebagai pemimpin awak droeneh yang diamanahkan untuk bertanggung jaweb terhadap nasib warga loen. (Dan ini menjadi tanggung jawab saya sebagai pemimpin yang diamanahkan untuk bertanggung jawab terhadap nasib warga saya)," tambahnya.
Baca juga: Bank Aceh Syariah Blangpidie Serahkan Zakat Karyawan ke Baitul Mal Abdya
Safaruddin pun meminta keluarga Amran untuk bersyukur kepada Allah atas apa yang diterimanya hari ini.
“Syukur jih bek bak loen, tapi bak Allah. Karena Allah yang ka menggerakkan hate loen untuk trok keunoe.”
Safaruddin menegaskan bahwa agenda mengunjungi masyarakat kurang mampu seperti ini tidak hanya akan dilakukan pada bulan Ramadhan saja.
Apalagi ia pernah berjanji dalam kampanye pada Pilkada lalu, yaitu selama pemerintahannya, Safaruddin tidak ingin ada rakyatnya tinggal di rumah tak layak huni.
“Dengan turun langsung ke masyarakat, kita akan lebih memahami kebutuhan riil warga, serta merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. (*)