Laporan Jurnalis TribunBanten.com, Ahmad Haris
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Di tengah kesibukan aktivitas warga di kawasan Bukit Palem, suara lantunan ayat suci Al-Qur’an dari Masjid An-Nahl Al-Mubarokah, Kotabumi, Kec. Purwakarta, Kota Cilegon, Banten kerap menjadi penyejuk suasana.
Suara merdu itu sering kali berasal dari sosok imam mudanya, Yudi Suandi, yang dikenal tak hanya karena kepiawaiannya memimpin salat, tetapi juga prestasinya di berbagai ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ).
Yudi Suandi merupakan pemuda kelahiran Baros, Kabupaten Serang, 25 Oktober 2001.
Baca juga: Mirip di Masjid Nabawi di Madinah, Imam Masjid Agung Cilegon Khatamkan 1 Juz saat Salat Tarawih
Meski usianya masih muda, kiprahnya dalam dunia tilawah Al-Qur’an sudah cukup dikenal di tingkat daerah hingga nasional.
Saat ini, Yudi tercatat sebagai mahasiswa semester delapan di Kampus Al-Khaeriyah dengan mengambil jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI).
Di tengah kesibukannya menyelesaikan studi, ia tetap aktif mengabdikan diri sebagai imam di Masjid An-Nahl Al-Mubarokah Bukit Palem.
Perjalanan Yudi dalam dunia tilawah dimulai sejak usia muda. Ia pernah menimba ilmu di Pondok Pesantren Al-Hafiziyah Magelaran Cilik, Kasemen, Kota Serang.
Di pesantren tersebut, Yudi mengasah kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus memperdalam ilmu agama dan tilawah Quran.
Ia berhasil meraih Juara 1 Tilawatil Quran pada ajang MTQ Kota Cilegon tahun 2020. Prestasi tersebut menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan Yudi di dunia tilawah.
Tak berhenti di sana, Yudi kembali menunjukkan kemampuannya dengan meraih Juara 2 Tilawatil Quran pada MTQ tingkat Provinsi Banten tahun 2022.
Pencapaian itu semakin mengukuhkan namanya sebagai salah satu qari muda potensial dari Banten.
Prestasi terbarunya bahkan melampaui tingkat regional. Pada tahun 2025, Yudi berhasil meraih Juara 1 Tilawatil Quran pada MTQ tingkat mahasiswa se-Indonesia yang diselenggarakan di Jambi.
Bagi Yudi, prestasi bukanlah tujuan utama. Ia mengaku lebih memandang tilawah sebagai bentuk ibadah sekaligus cara untuk mendekatkan diri kepada Al-Qur’an.
Selain aktif dalam berbagai perlombaan, Yudi juga berupaya membagikan ilmunya kepada masyarakat sekitar.
Di sela aktivitas kuliah dan tugas sebagai imam masjid, ia kerap membimbing anak-anak dan remaja untuk belajar membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Keberadaan imam muda dengan segudang prestasi ini pun menjadi kebanggaan tersendiri bagi jamaah Masjid An-Nahl Al-Mubarokah Bukit Palem.
Lantunan ayat suci yang ia kumandangkan tidak hanya memperindah ibadah, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an.
Dengan usia yang masih relatif muda, perjalanan Yudi Suandi di dunia tilawah diyakini masih panjang.
Semangatnya untuk terus belajar dan mengabdikan diri melalui Al-Qur’an menjadi harapan lahirnya qari-qari berprestasi lainnya dari Banten.