Akibat Serangan Militer Amerika Serikat, Timnas Iran Memutuskan Tidak Tampil di Piala Dunia 2026
Irwan Wahyu Kintoko March 12, 2026 12:32 AM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, menyebutkan tim nasionalnya tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026.

Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mulai 11 Juni hingga 19 Juli nanti.

Lewat pernyataan yang disampaikan Rabu (11/3/2026) waktu setempat, Ahmad Donyamali mengatakan, keputusan ini dibuat setelah Amerika Serikat melancarkan serangan udara bersama Israel ke wilayah mereka.

Dalam serangan tersebut, pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dinyatakan tewas.

Baca juga: Timnas Iran Disebut Ancam Mundur dari Piala Dunia 2026 setelah Ali Khamenei Tewas Akibat Serangan AS

Serangan udara ke Iran terjadi hampir dua minggu lalu dan menyebabkan konflik di seluruh kawasan Teluk akibat serangan balasan ke pangkalan militer AS.

Karena kondisi tidak memungkinkan, pilihan bijak bagi pemerintah Iran untuk tak memberangkatkan pemainnya ke Amerika Serikat.

Timnas Iran tergabung dalam satu grup dengan Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.

Ketiga pertandingan Grup G mereka dijadwalkan berlangsung di AS, dua di Los Angeles dan satu di Seattle.

Baca juga: Begini Skenario Apabila Iran Mundur dari Piala Dunia 2026 di AS Akibat Konflik Timur Tengah

Pernyataan Menpora Iran Ahmad Donyamali mengatakan, jika Timnas Iran merasa keberatan dengan aksi yang dilakukan Amerika Serikat ke negara mereka.

Sebagai balasannya, Iran memilih memboikot Piala Dunia 2026 meski telah dipastikan tampil.

"Mengingat rezim korup ini telah membunuh pemimpin kita, dalam keadaan apapun kita tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia," kata Ahmad Donyamali.

Baca juga: Presiden FIFA Buka Suara Soal Kondisi Meksiko yang Memanas Jelang Piala Dunia 2026

"Anak-anak kita tidak aman dan, pada dasarnya, kondisi untuk berpartisipasi seperti itu tidak ada," lanjutnya.

"Mengingat tindakan jahat yang telah mereka lakukan terhadap Iran, mereka telah memicu dua perang terhadap kami selama delapan atau sembilan bulan dan telah membunuh serta memartir ribuan rakyat kami," katanya.

Mengizinkan Main

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengizinkan Timnas Iran berlaga di Piala Dunia 2026.

Kepastian itu disampaikan oleh Presiden FIFA, Gianni Infantinom dalam pernyataan yang diunggahnya pada Rabu siang WIB.

Gianni Infantino telah mengadakan pertemuan dengan Donald Trump pada Selasa malam waktu setempat untuk membahas persiapan Piala Dunia 2026.

Baca juga: Ikuti Arahan Presiden Prabowo, TVRI Resmi Pegang Hak Siar Piala Dunia 2026

"Saya bertemu Presiden Amerika Serikat, Donald J Trump, untuk membahas status persiapan Piala Dunia FIFA mendatang," tulis Infantino di Instagram pribadinya.

Salah satu hal yang disinggungnya adalah tentang peluang Timnas Iran berlaga di Piala Dunia 2026 di tengah konflik yang terjadi dengan Amerika Serikat dan Israel.

Dalam keterangan yang diberikan, Infantino memastikan jika Timnas Iran diizinkan datang ke Amerika Serikat untuk berlaga di Piala Dunia 2026 pada musim panas nanti.

"Selama diskusi, Presiden Trump menegaskan kembali, tim Iran tentu saja dipersilakan untuk berkompetisi dalam turnamen di Amerika Serikat," katanya.

 

Sumber: Kompas.com 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.