Here We Go Adik Marc Marquez Gabung KTM di MotoGP 2027, Naik Gaji Capai Rp19,4 Miliar
Dwi Setiawan March 19, 2026 04:38 PM

Kasak-kusuk perpindahan pembalap untuk MotoGP 2027 memunculkan kabar terbaru. Adik Marc Marquez, Alex Marquez, dilaporkan tinggal menunggu waktu diumumkan sebagai pembalap anyar pabrikan Austria, KTM.

Setelah gagal menembus tim pabrikan Ducati, Alex Marquez memilih jalur berani dengan menerima pinangan KTM Factory Racing, sebuah langkah penuh risiko di tengah dominasi Ducati.

Popularitas Alex Marquez di MotoGP belum pernah mencapai titik tertinggi ini, setelah ia finis sebagai runner-up di belakang saudaranya, Marc Marquez, pada musim MotoGP 2025.

Alex Marquez akhirnya mendapat kesempatan mengendarai motor spek pabrikan terbaru di tim satelit Gresini Racing pada musim 2026.

ALEX MARQUEZ BAGNAIA - Tiga rider Ducati dari depan, Alex Marquez #73, Marc Marquez #93, dan Pecco Bagnaia #63 berduel di Sirkuit Mugello, Italia, pada 22 Juni 2025. (Foto: MotoGP)
ALEX MARQUEZ BAGNAIA - Tiga rider Ducati dari depan, Alex Marquez #73, Marc Marquez #93, dan Pecco Bagnaia #63 berduel di Sirkuit Mugello, Italia, pada 22 Juni 2025. (Foto: MotoGP) (MotoGP)

Namun, tujuan utamanya tidak pernah berubah, yakni menjadi pembalap tim pabrikan.

Pembalap berusia 29 tahun itu mengaku masih nyaman bersama Gresini, karena telah membangun hubungan yang baik dengan tim asal Italia itu selama beberapa tahun terakhir.

Namun, situasi berubah ketika Pedro Acosta dikabarkan akan bergabung dengan tim utama Ducati pada tahun 2027.

Hal ini membuat peluang Alex Marquez untuk naik ke tim pabrikan tertutup, karena tidak ada lagi kursi yang tersedia di pabrikan asal Borgo Panigale tersebut.

Selanjutnya, Alex Marquez melaporkan telah menandatangani kontrak dengan tim pabrikan KTM Factory Racing untuk musim 2027, menggantikan posisi Acosta.

Langkah itu sejalan dengan ambisinya untuk memperkuat status sebagai pembalap pabrikan, sekaligus meningkatkan nilai kontraknya secara finansial.

Minta Kenaikan Gaji

Saat ini, Alex Marquez merupakan salah satu pembalap dengan bayaran terendah di grid MotoGP.

Menurut jurnalis MotoGP, Manuel Pecino yang dilansir laman MotoGPNews, ia hanya menerima sekitar €400.000 (Rp7,7 miliar) saat membela Gresini.

Tim pabrikan KTM sebenarnya menawarkan peningkatan finansial, namun proposal awal mereka terbilang rendah, meskipun tetap lebih tinggi dibandingkan gaji Alex saat ini.

Menangapi hal tersebut, Alex Marquez mengajukan negosiasi dengan meminta kenaikan gaji hingga €1–2 juta dari tawaran awal KTM.

"KTM awalnya menawarkan €500.000. Ia menawarkan penawaran balik sebesar €1–2 juta. Pada akhirnya, kedua pihak menyepakati kontrak senilai €1 juta (Rp19,4 miliar)," ujar Manuel Pecino.

Keputusan bergabungnya Alex Marquez dengan KTM bisa dianggap sangat berisiko, mengingat dominasi Ducati dalam beberapa musim terakhir di MotoGP.

Namun demikian, Alex Marquez tampaknya siap mengambil tantangan baru setelah gagal mendapatkan kursi di tim pabrikan Ducati untuk musim 2027.

Bisa jadi, Alex Marquez telah merasa tidak lagi menjadi prioritas di Ducati, sehingga ia memilih membuka lembaran baru dan membangun reputasi sebagai pembalap pabrikan bersama KTM.

Di sisi lain, juara dunia Moto2 2019 ini jelas ingin lepas dari bayang-bayang sang kakak.

Sejak di Honda dan Gresini, Alex Marquez belum sepenuhnya lepas dari bayang-bayang MM93.

Bahkan di MotoGP 2025, yang notabene-nya AM73 berbeda garasi dengan Marquez, beberapa momen balapan di lintasan, Alex cenderung mengalah dari juara dunia MotoGP 7 kali tersebut.

Kini, melihat pengembangan RC-16 KTM yang cukup menjanjikan pada awal musim 2026, kepindahan ke pabrikan Austria itu dinilai sebagai langkah maju bagi Alex Marquez untuk setidaknya satu kali menjadi juara dunia MotoGP.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.