SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Satlantas Polresta Sidoarjo resmi memberlakukan sistem satu arah (one way) di Jalan Letjen Sutoyo, Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), guna mengantisipasi kepadatan arus Mudik Lebaran 2026.
Langkah rekayasa lalu lintas ini difokuskan pada titik-titik krusial di sekitar Terminal Purabaya, yang kerap mengalami penumpukan kendaraan signifikan saat musim mudik.
Kebijakan ini diambil berdasarkan evaluasi tahun lalu, di mana sistem satu arah terbukti efektif mengurai kemacetan parah di jalur utama penghubung Sidoarjo menuju Surabaya.
Kasat Lantas Polresta Sidoarjo, AKP Yudhi Anugrah Putra, mengungkapkan bahwa lonjakan volume kendaraan, khususnya bus antarkota, menjadi faktor utama kemacetan.
Data kepolisian menunjukkan adanya peningkatan volume kendaraan hingga 30 persen, dibandingkan hari biasa selama periode mudik Lebaran.
"Kami memberlakukan dua lajur di Jalan Letjen Sutoyo yang mengarah ke arah Waru. Kendaraan dari Sidoarjo yang hendak belok kiri menuju Letjen Sutoyo, akan diarahkan lurus ke Surabaya," kata Yudhi, Kamis (19/3/2026).
Yudhi menegaskan bahwa sistem ini bersifat situasional. Jika arus lalu lintas terpantau landai, petugas akan menyesuaikan kembali demi kenyamanan pengguna jalan.
Untuk menjaga kelancaran, sebanyak 30 personel kepolisian disiagakan di sepanjang jalur untuk mengawasi persimpangan dan pintu keluar gang kecil.
"Gang-gang kecil sering memicu crossing yang menghambat laju kendaraan utama. Oleh karena itu, penjagaan di titik-titik tersebut diperketat agar sistem one way optimal," tambahnya.
Selain rekayasa jalur bagi kendaraan pribadi dan angkutan umum, kepolisian juga memberikan atensi khusus pada kendaraan angkutan barang berat.
Selama periode mudik, hanya kategori kendaraan tertentu yang diizinkan melintasi jalur utama guna meminimalisir hambatan di jalan raya.
Berikut kategori kendaraan yang diizinkan melintas:
Pihak kepolisian tidak segan memberikan sanksi tegas mulai dari teguran hingga tilang, bagi operator truk besar yang melanggar jam operasional selama masa Lebaran.
Kawasan Waru merupakan akses utama masuk ke Kota Surabaya, sekaligus lokasi Terminal Purabaya (Bungurasih) yang merupakan terminal tersibuk di Jawa Timur.
Pertemuan arus kendaraan dari arah Sidoarjo, Mojokerto dan jalan tol sering kali menciptakan 'bottleneck' di Jalan Letjen Sutoyo.
Bagi Anda yang akan melintasi kawasan Waru, disarankan untuk memantau aplikasi navigasi atau media sosial TMC Polresta Sidoarj,o guna mendapatkan update lalu lintas terbaru.
Pastikan kondisi kendaraan prima dan hindari jam-jam sibuk seperti pagi hari pukul 07.00 - 09.00 WIB dan sore hari pukul 16.00 - 19.00 WIB untuk menghindari kepadatan di sekitar area Terminal Purabaya.