Laporan wartawan TribunBanten.com, Misbahudin
TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Target pengumpulan zakat fitrah selama bulan Ramadan 2026 di Kabupaten Lebak, Banten, belum mencapai target.
Sebelumnya, Baznas Lebak menargetkan zakat fitrah sebesar Rp1 miliar, sementara yang tercapai baru Rp886 juta.
Demikian disampaikan langsung Ketua Pelaksana Baznas, Agus.
Baca juga: H-2 Lebaran 2026, Arus Mudik di Pelabuhan Merak Ramai Tapi Antrean Terkendali
"Sampai tanggal 18 Maret, penghimpunan zakat fitrah baru tercatat Rp886 juta, kurang Rp140 juta lagi," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (19/3/2026).
Agus mengatakan bahwa zakat fitrah yang sudah terkumpul belum seluruhnya dilaporkan oleh Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) di kecamatan.
"Insyaallah nanti, ketika data UPZ sudah ada laporan, kami estimasikan bisa tercapai," katanya.
Agus mengungkapkan, zakat fitrah yang paling besar berasal dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Lebak.
"Masih didominasi dari para ASN, karena kita minta untuk satu orang PNS dua jiwa zakat fitrah," ungkapnya.
Selain PNS, zakat yang terkumpul juga berasal dari masyarakat umum dan anak-anak sekolah.
"Ada dari masyarakat umum dan anak-anak sekolah. Jadi kami mengajak anak-anak sekolah menghimpun zakat fitrah, dan penyalurannya juga untuk anak-anak di lingkungan tersebut," ujarnya.
Menurut Agus, penerima zakat fitrah dikhususkan untuk fakir dan miskin.
"Dari delapan asnaf, dengan prioritas masyarakat yang masuk kategori fakir dan miskin," ujarnya.
Agus mengaku bahwa zakat yang sudah terkumpul telah disalurkan kepada para penerima sebanyak 17 ribu mustahik.
"Kami sebar penyalurannya ke UPZ di tingkat kecamatan, maupun UPZ pondok pesantren, masjid, dan mushola," ucapnya.
Baznas Lebak berharap zakat fitrah yang sudah disalurkan kepada para penerima dapat bermanfaat.
"Mudah-mudahan bermanfaat, karena zakat itu berasal dari para muzaki," pungkasnya.