TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE- Arus mudik lebaran Idul Fitri 1447 H/ 2026 di H-2 di wilayah Kabupaten Toba terpantau masih normal pada hari ini, Kamis (19/3/2026).
Toba merupakan titik pertemuan arus kendaraan dari arah Medan menuju Sibolga, Padang, dan Jakarta maupun ke arah sebaliknya.
Arus lalulintas berjalan normal sejak siang hingga sore hari.
Seorang warga Balige Daniel Manurung (44) mengutarakan, tidak terlihat lonjakan kendaraan yang signifikan, baik kendaraan pribadi, bus antarkota, maupun sepeda motor.
"Kendaraan yang melintas tetap bergerak dengan kecepatan normal tanpa hambatan berarti," ujar Daniel Manurung, Kamis (19/3/2026).
Ia juga mengutarakan, bagi pemudik yang melintasi jalur wilayah Toba terdapat sejumlah titik yang perlu diwaspadai karena berpotensi menimbulkan kemacetan.
Sejumlah titik diwaspadai rawan kemacetan adalah Pasar Porsea, Laguboti, dan Balige.
"Untuk pasar tumpah di Porsea berlangsung setiap hari Rabu. Di Laguboti, pasar tumpah berlangsung pada hari Senin. Dan di Balige, pasar tumpah berlangsung pada hari Jumat," terangnya.
"Lokasi ini kerap menjadi titik perlambatan arus kendaraan akibat tingginya aktivitas pasar serta kendaraan yang keluar masuk area tersebut," lanjutnya.
Kasat Lantas Polres Toba Iptu Janitra Giri Satya mengutarakan, pihaknya kini siaga memantau di sejumlah akses masuk Kabupaten Toba.
"Selain memantau arus kendaraan dari luar kota, polisi juga mengawasi kondisi lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama di dalam Kabupaten Toba dan tempat wisata," tutur Iptu Janitra Giri Satya.
Ia memprediksi puncak arus kendaraan yang masuk ke Kabupaten Toba justru akan terjadi setelah Hari Raya Idul Fitri.
Hal itu berkaitan dengan meningkatnya aktivitas wisata masyarakat yang datang dari luar kota berlibur di Toba dan wilayah sekitarnya.
"Kami perkirakan puncaknya justru setelah Lebaran. Biasanya masyarakat dari sekitar Kabupaten Asahan maupun dari arah Medan dan Sibolga datang untuk berwisata atau berlibur ke Kabupaten Toba dan sekitarnya," lanjutnya.
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas tersebut, pihaknya menyiagakan personel di sejumlah titik rawan kemacetan, baik di jalur utama menuju pusat kota maupun di akses menuju kawasan wisata.
"Petugas juga melakukan pemantauan secara berkala di pintu-pintu masuk di Toba guna memastikan arus kendaraan tetap terkendali selama periode libur lebaran," lanjutnya.
Ia juga mengimbau masyarakat yang akan berkunjung ke Kabupaten Toba agar merencanakan perjalanan dengan baik serta mematuhi aturan lalu lintas selama berada di jalan.
"Dengan langkah tersebut, diharapkan arus kendaraan yang masuk maupun keluar Toba selama masa libur Lebaran dapat tetap lancar dan aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman serta nyaman," pungkasnya.
(cr3/tribun-medan.com)