Tata Cara Mandi Wajib Sebelum Salat Idul Fitri 1447 H, Lengkap dengan Keutaman Jelang Lebaran 2026
khairunnisa March 19, 2026 06:03 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Jelang pelaksanaan salat Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, umat Islam di Indonesia diimbau untuk mempersiapkan diri dengan baik.

Termasuk menjaga kebersihan diri melalui mandi sebelum hari raya Lebaran 2026 tiba.

Mandi sebelum salat Idul Fitri diketahui merupakan salah satu amalan sunah yang dianjurkan.

Namun demikian, bagi umat Islam yang dalam keadaan hadas besar, mandi junub atau mandi wajib menjadi suatu keharusan sebelum melaksanakan ibadah, termasuk salat Idul Fitri.

Hadas besar sendiri dapat disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya keluarnya darah pada perempuan seperti haid, nifas, atau wiladah, keluarnya air mani baik pada laki-laki maupun perempuan baik disengaja maupun tidak, serta hubungan suami istri meskipun tidak sampai keluar mani.

Mengutip laman resmi Kementerian Agama, mandi wajib merupakan syarat sah untuk menjalankan sejumlah ibadah seperti salat, itikaf di masjid, thawaf, hingga menyentuh mushaf Al-Qur’an.

Oleh karena itu, umat Islam yang mengalami hadas besar diwajibkan untuk mandi junub sebelum melaksanakan ibadah tersebut.

Baca juga: Link Live Streaming Sidang Isbat Penentuan Idul Fitri 1447 H, Benarkah Lebaran Pada 21 Maret 2026?

Niat Mandi Wajib

Berikut adalah bacaan niat mandi wajib:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Nawaitul-ghusla lirafil hadatsil-akbari minal-janabati fardlan lillahi ta‘ala

Artinya: “Saya niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari janabah, fardhu karena Allah ta’ala.”

Dalam mazhab Syafi’i, niat ini dilakukan bersamaan dengan saat air pertama kali disiramkan ke tubuh.

Tata Cara Mandi Wajib

Secara umum, rukun mandi wajib terdiri dari dua hal utama, yaitu:

1. Niat

2. Mengguyur seluruh tubuh dengan air hingga merata

3. Seluruh bagian tubuh luar wajib terkena air, termasuk rambut dan bulu, serta memastikan air sampai ke kulit dan pangkal rambut.

Selain rukun, terdapat pula beberapa amalan sunah dalam mandi wajib sebagaimana dijelaskan oleh Imam Al-Ghazali dalam kitab Bidayatul Hidayah, yaitu:

1. Membasuh kedua tangan sebanyak tiga kali

2. Membersihkan najis atau kotoran pada tubuh

3. Berwudhu secara sempurna

4. Mengguyur kepala sebanyak tiga kali

5. Mengguyur tubuh bagian kanan tiga kali, lalu bagian kiri tiga kali

6. Menggosok seluruh tubuh

7. Menyela-nyela rambut dan jenggot

8. Mengalirkan air ke lipatan tubuh dan pangkal rambut

9. Disarankan untuk menghindari menyentuh kemaluan saat mandi. Jika hal tersebut terjadi, dianjurkan untuk berwudhu kembali.

Dengan memahami tata cara mandi wajib ini, diharapkan umat Islam dapat menjalankan ibadah Salat Idulfitri dengan sah dan khusyuk.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.