Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Lampung mencatat bahwa hilal yang dipantau di kampus Itera hanya 1 derajat 26 busur atau jauh dari ketentuan 3 derajat.
Kakanwil Kemenag Lampung Zulkarnain mengatakan, hilal di Itera terpantau kurang dari 3 derajat.
"Kalau belum terlihat hilal, maka akan disempurnakan puasanya menjadi 30 hari bulan Ramadan 1447 Hijriah. Kemungkinan Sabtu Lebarannya," kata Zulkarnain saat diwawancarai Tribun Lampung di kampus Itera, Kamis (19/3/2026).
"Kami memang sedikit kesulitan untuk melihat hilal karena masih di bawah 3 derajat," imbuhnya.
Menurut dia, kesepakatan mabim Menteri Agama Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, yaitu 3 derajat.
Meski begitu, terus dia, pihaknya masih akan menunggu keputusan Menteri Agama.
"Ada yang melihat kemungkinan Idul Fitri pada Jumat. Tapi kalau belum, maka menunggu Kemenag yang merupakan representasi pemerintah," kata Zulkarnain lagi.
Ia menyebutkan, kampus Itera termasuk terdiri dari 117 titik pemantauan hilal se-Indonesia dari Sabang sampai Merauke.
Pemantauan di Lampung ada 3 titik, yakni Itera, Pantai Canti Lamsel, dan Pantai Jukung Pesibar.
Akan tetapi, pemantauan dikonsentrasikan di kampus Itera.
Dosen Sains Atmosfer dan Keplanetan Itera Robiatul Muztaba menambahkan, pihaknya melihat hilal hanya 1 derajat 26 busur.
"Hari ini kami memantau hilal hanya 1 derajat 26 busur dan masih di bawah 3 derajat, dengan posisi hilal di bawah kriteria," kata Robiatul.
(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)