Sebuah video viral memperlihatkan pedagang popcorn kaki lima melakukan tindakan yang tidak higienis. Aksi tersebut menjadi sorotan karena dinilai mengabaikan kebersihan saat menangani makanan.
Setiap penjual atau pedagang makanan, sekalipun skala kaki lima, harus menjagah higienitas demi kesehatan dan kenyamanan pembeli. Jangan sampai praktik tidak higienis pedagang makanan bikin pembeli sakit serta tidak nyaman.
Sayangnya tidak semua pedagang makanan mematuhi dan menjalankan standar-standar kebersihan yang ada. Contoh saja pedagang kaki lima di India.
Melansir dari (15/3), sebuah video viral memperlihatkan pedagang popcorn kaki lima di Thane yang diduga buang air kecil di pinggir jalan sebelum kembali ke lapaknya dan melayani pembeli tanpa mencuci tangan.
Video itu direkam oleh seorang warga bernama Sabyasachi Das dari balkon rumahnya. Dalam rekaman tersebut, ia menggambarkan kejadian yang dilihatnya secara langsung.
Ia menyebut bahwa pedagang tersebut buang air kecil di dekat lokasi berjualan, lalu kembali ke gerobaknya. Menurut narasi dalam video, pedagang itu tidak mencuci tangan setelahnya. Ia bahkan langsung kembali melayani pelanggan dan mengambil popcorn menggunakan tangan yang sama.
Das, yang melihat dan merekam kejadian tersebut, berharap bahwa pedagang itu akan mencuci tangan terlebih dahulu sebelum kembali berjualan. Namun, hal itu tidak terjadi. Ia pun menyoroti kebiasaan tersebut sebagai masalah serius terkait kebersihan makanan.
"Sekarang, perhatikan apa yang dia lakukan selanjutnya: dia baru saja selesai buang air kecil, dan tanpa mencuci tangan atau apa pun, dia langsung berjalan ke kios popcorn itu, karena dia adalah pemilik kios itu," kata Das dalam video tersebut.
"Saya pikir setidaknya dia akan mencuci tangannya, tetapi dia tidak repot-repot melakukannya," lanjut Das.
Tak hanya itu, Das juga menyinggung anggapan yang sering muncul di masyarakat untuk mendukung pedagang kecil dibandingkan membeli dari toko besar.
Ia mempertanyakan bagaimana dengan standar kebersihan jika praktik seperti ini terjadi. Dalam video, terlihat pula seorang pelanggan mendekati lapak dan tetap dilayani oleh pedagang tersebut.
Hal itu semakin memicu kekhawatiran soal potensi risiko kesehatan bagi konsumen. Unggahan tersebut kemudian viral di media sosial dan memicu beragam reaksi.
Sejumlah pengguna mengungkapkan kekhawatiran terhadap kebersihan makanan kaki lima, sementara lainnya menyoroti pentingnya kesadaran akan kebersihan diri saat mengolah makanan.
"Boikot semua makanan pinggir jalan," kata seorang netizen. "90% orang tidak mencuci tangan, lihatlah di toilet umum, Anda akan tahu dan Anda tidak akan merasa malu," sindir netizen lain.
Lalu ada juga seorang netizen yang menyakiskan langsung praktik tidak higienis pedagang makanan.
"Kemarin saya pergi membeli paratha dari toko seorang wanita. Kemudian saya perhatikan bahwa kain yang sama yang dia gunakan untuk membersihkan wajan, dia juga menggunakannya untuk mengelap meja. Dengan kain itu, dia bahkan mengambil seekor laba-laba dan membuangnya!" katanya.







