Mendung dan Hujan, Hilal Berpotensi Tak Terlihat di Banjarmasin, Kemenag Tunggu Sidang Isbat
Irfani Rahman March 19, 2026 07:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pelaksanaan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah/2026 Masehi di Banjarmasin Kalimantan Selatan berlangsung di tengah kondisi cuaca mendung, Kamis (19/3/2026).

Pemantauan hilal yang digelar Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Kanwil Kemenag Kalsel dipusatkan di Hotel Zuri Express Banjarmasin, Jalan Ahmad Yani KM 6.

Sejak sore, langit di Kota Banjarmasin tampak tertutup awan tebal, bahkan diguyur gerimis ringan, sehingga menghambat proses pengamatan hilal menggunakan teropong.

Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, Muhammad Tambrin, mengatakan kondisi cuaca menjadi faktor utama yang mempengaruhi kemungkinan terlihatnya hilal.

“Kondisi hujan dan kabut, jelas hilal tidak bisa dilihat melalui teropong. Namun kegiatan rukyatul hilal tetap kami laksanakan,” ujarnya

Baca juga: Jaga Kelancaran Arus Mudik, Satlantas Polresta Banjarmasin Siagakan Tim Patroli Pengurai Kemacetan

Baca juga: Lowongan Kerja RS Suaka Insan Banjarmasin, Untuk Posisi Bidan hingga Perawat, Cek  Kualifikasinya 

Ia menjelaskan, meskipun hasil pemantauan di daerah berpotensi tidak melihat hilal, keputusan penetapan 1 Syawal tetap menunggu hasil sidang isbat di tingkat pusat.

“Kita akan menunggu sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama dan dihadiri MUI, DPR RI, organisasi Islam, serta para pakar astronomi. Hasilnya nanti menjadi keputusan bersama pemerintah,” tambahnya.

Menurutnya, berdasarkan estimasi dari sejumlah titik pemantauan di berbagai provinsi, hilal memang berpotensi tidak terlihat.

Meski demikian, seluruh hasil rukyatul hilal dari daerah tetap akan dilaporkan sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat yang digelar pemerintah pusat.

Penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah sendiri akan diumumkan secara resmi oleh pemerintah setelah sidang isbat selesai dilaksanakan.

(Banjarmasinpost.co.id/rifki soelaiman)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.