Beragam Tradisi Umat Islam Merayakan Lebaran Idulfitri di Berbagai Negara
GH News March 19, 2026 10:09 PM
Jakarta -

Negara-negara di dunia memiliki cara yang berbeda untuk merayakan Idulfitri, mulai dari Uni Emirat Arab (UEA) hingga Pakistan. Simak perayaan lebaran di berbagai negara.

Perayaan Hari Raya Idulfitri menjadi momen paling dinantikan di seluruh dunia. Hari besar yang jatuh setiap 1 Syawal itu menjadi penanda ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan telah usai.

Seluruh umat Muslim di dunia berbondong-bondong mempersiapkan hari besar ini dengan berbagai perayaan. Idulfitri merupakan ajang untuk saling mendoakan kebahagiaan, kedamaian, dan keberkahan satu sama lain.

Melansir , Kamis (19/2/2026), Idulfitri tidak hanya sekadar perayaan, hari ini menjadi waktu untuk refleksi spirituaal, rasa syukur, dan berbagai. Umat Muslim di dunia merayakan Idulfitri dengan penuh suka cita, berikut sejumlah perayaan Idulfitri di berbagai negara:

Suasana Idulfitri dari Berbagai Negara di Dunia

Merangkum informasi dari , berikut sejumlah perayaan Idulfitri di seluruh dunia:

1. Uni Emirat Arab

Di Uni Emirat Arab, suasana Idulfitri dimulai beberapa hari sebelumnya, dengan menghias rumah dan pada pagi Idulfitri, umat Muslim berkumpul untuk salat, kemudian melanjutkan perayaan dengan bertukar hadiah, berbagi hidangan, dan ikut serta dalam festival publik yang meriah, seperti kembang api, pertunjukan budaya, dan karnaval.

Selain merayakan kebahagiaan, amal juga menjadi bagian penting dari Idulfitri. Umat Muslim didorong untuk memberi kepada mereka yang kurang beruntung, dan pemerintah bersama organisasi amal aktif mendistribusikan makanan, pakaian, dan bantuan finansial agar semua orang dapat ikut merasakan sukacita perayaan ini.

2. Arab Saudi

Di Arab Saudi, umat Muslim melaksanakan salat Id di masjid atau area terbuka yang luas, kemudian saling mengucapkan "Eid Mubarak" sebagai tanda kebahagiaan dan syukur.

Perayaan Idulfitri di Arab Saudi juga menampilkan tradisi khas seperti berburu dengan elang, balap unta, dan tarian tradisional yang memeriahkan suasana. Kembang api, pertunjukan budaya, dan berbagai kegiatan hiburan lainnya menambah semarak Idulfitri.

3. Turki

Baklava, desert tradisional TurkiBaklava, desert tradisional Turki (Getty Images/resulmuslu)

Di Turki, Idulfitri dikenal dengan nama Şeker Bayramı, yang berarti "Perayaan Gula," menandakan tradisi suguhan manis yang khas seperti baklava dan halva.

Perayaan dimulai dengan mandi dan mengenakan pakaian baru, sebagai simbol kesucian dan awal yang baru. Masyarakat biasanya mengunjungi para tetua untuk meminta restu dan pengampunan, sekaligus mempererat silaturahmi.

4. New Zealand

Di Selandia Baru, Idulfitri dirayakan dengan salat Id di masjid. Festival Idulfitri publik semakin populer di kota-kota besar seperti Auckland, Wellington, dan Christchurch.

Di Auckland, perayaan dimulai dengan salat subuh dan ritual penyucian, lalu dilanjutkan dengan acara meriah di Eden Park. Di sana, pengunjung bisa menikmati karnaval dengan atraksi seperti banteng mekanik, sepak bola meja manusia, dan penjual makanan yang menawarkan kudapan lezat dari berbagai penjuru dunia.

5. Pakistan

Hari Raya Idulfitri di Pakistan dikenal dengan sebutan Eid ul-Fitr. Pada hari yang istimewa ini, masyarakat mengenakan pakaian baru dan melaksanakan salat Id bersama.

Setelah salat, tradisi mengunjungi kerabat dan teman menjadi momen penting, di mana mereka saling bertukar hadiah dan menyebarkan kegembiraan. Hidangan khas, seperti biryani, kheer, dan sheer khurma, selalu menjadi pelengkap.

6. Islandia

Di Islandia, umat Muslim masih menjadi minoritas, namun komunitas mereka terus tumbuh dan merayakan Idulfitri dengan cara yang hangat dan meriah. Perayaan biasanya digelar di salah satu masjid di Reykjavik, tempat para jemaat berkumpul untuk menikmati prasmanan internasional dengan hidangan lezat dari berbagai negara.

Uniknya, karena musim panas di Islandia membuat hari jauh lebih panjang, umat Muslim di sana kadang harus berpuasa hingga 22 jam sehari.

Untuk itu, para ulama menyarankan agar waktu berbuka mengikuti matahari terbit dan terbenam di negara terdekat, atau menyesuaikan dengan zona waktu Arab Saudi.

7. Mesir

Di Mesir, Hari Raya Idulfitri dikenal dengan nama Eid el-Fitr, salah satu tradisi khasnya adalah menyiapkan hidangan istimewa, seperti fatta, perpaduan nasi, daging, dan roti yang menggugah selera, serta kunafa, makanan penutup manis yang terbuat dari keju dan sirup.

Pada hari raya, orang Mesir akan membeli pakaian baru untuk diri sendiri dan permen untuk anak-anak.

8. Amerika Serikat

Di Amerika Serikat, umat Muslim dari berbagai latar belakang merayakan Hari Raya Idulfitri dengan cara yang hangat dan penuh kebersamaan. Meski minoritas, komunitas Muslim di AS menggelar sejumlah kegiatan untuk bersama-sama merayakan hari besar ini.

Idulfitri di AS menampilkan kolaborasi tradisi dari berbagai budaya, terlihat dari pakaian yang dikenakan, musik yang terdengar, hingga ragam makanan yang disajikan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.