Komunitas Icikiwir Berbagi Bagikan Parsel Lebaran untuk 250 Tukang Becak di Serang
Abdul Rosid March 19, 2026 09:00 PM

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Sebanyak 250 pengayuh becak di Kota Serang menerima bantuan parsel Lebaran dan bingkisan sembako dari Komunitas Icikiwir Berbagi.

Program ini digelar di depan Pendopo Bupati Serang sebagai bentuk kepedulian terhadap para pekerja informal yang mengalami penurunan pendapatan selama Ramadan.

Komunitas Icikiwir Berbagi kembali menggelar program sosial tahunan berupa pembagian parsel Lebaran dan paket sembako bagi para pengayuh becak di Kota Serang, Banten.

Baca juga: Arus Mudik di Tol Tangerang–Merak Padat, Pemudik Diimbau Pesan Tiket Kapal Lebih Awal

Kegiatan yang berlangsung di depan Pendopo Bupati Serang ini menyasar sebanyak 250 penerima manfaat.

Founder Komunitas Icikiwir Berbagi, Ipah Atmawiyah, mengatakan bahwa program ini bertujuan membantu para tukang becak yang pendapatannya cenderung menurun selama bulan Ramadan.

"Biasanya saat Ramadan, pendapatan tukang becak agak sepi. Karena itu, kami ingin mereka tetap bisa merasakan kebahagiaan saat Lebaran dan memiliki bekal untuk kebutuhan hari raya," ujar Ipah, Kamis (19/3/2026).

Ia menjelaskan, setiap penerima mendapatkan dua jenis bantuan, yakni parsel Lebaran dan paket sembako.

Parsel tersebut berisi kebutuhan khas Lebaran seperti sirup, kue kaleng, teh, dan beberapa item lainnya.

Sementara paket sembako terdiri dari beras, gula, minyak goreng, ayam potong, serta bahan sayur sop.

"Harapannya, saat pulang nanti menjelang Lebaran, mereka bisa memasak hidangan seperti sayur sop dan opor ayam bersama keluarga," tambahnya.

Program ini merupakan tahun ketiga pelaksanaan kegiatan serupa oleh komunitas tersebut.

Pada tahun sebelumnya, kegiatan serupa juga digelar di lokasi berbeda di sekitar kawasan pendopo.

Ipah juga menyebutkan bahwa sumber pendanaan kegiatan ini berasal dari donasi masyarakat yang dihimpun secara gotong royong.

"Dana kami berasal dari teman ke teman. Alhamdulillah, komunitas ini juga sudah memiliki legalitas resmi dan terdaftar," jelasnya.

Ke depan, pihaknya berharap dapat memperluas jangkauan penerima manfaat, tidak hanya tukang becak, tetapi juga profesi lain seperti pemulung dan pengemudi ojek.

"Mudah-mudahan tahun depan jumlah bantuan bisa lebih banyak, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas lagi," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.