Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Ratusan jemaah Asy-Syahadatain di Desa Tinumpuk, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, merayakan Idullfitri pada hari ini, Kamis (19/3/2026).
Mereka memadati Masjid Nurul Huda di Desa Tinumpuk, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, sejak kira-kira pukul 05.30 WIB untuk menunaikan salat id.
Para jemaah berbondong-bondong bersama keluarganya menuju masjid kemudian melaksanakan salat sunah dua rakaat dan salat duha sebelum salat id dimulai.
Dalam pelaksanaan salat id yang tampak berlangsung secara khusyuk itu, jemaah laki-laki mengenakan pakaian berupa jubah putih lengkap dengan serban berwarna senada yang diikatkan di kepalanya.
Pimpinan Asy-Syahadatain Desa Tinumpuk, Habib Zaenal Abidin, mengakui, jemaah Asy-Syahadatain lebih dulu merayakan Lebaran, karena metode penghitungannya berbeda dibanding pemerintah.
Menurut dia, jemaah Syahadatain menggunakan metode hisab, dan 2026 merupakan Tahun Dal yang secara Sulasiyah menetapkan awal Ramadan jatuh pada Rabu Kliwon.
Baca juga: BREAKING NEWS _ Pemerintah Putuskan Idulfitri 1447 H Jatuh Pada Sabtu 21 Maret 2026
Namun, pihaknya yang menerapkan Isneniyah pun memulai puasa pada Selasa, sehingga pada Rabu (18/3/2026) kemarin genap 30 hari Ramadan, dan hari ini diputuskan untuk merayakan Lebaran.
"Kami menggunakan Isneniah, dan jika berdasarkan Sulasiyah awal Ramadannya Rabu Kliwon, maka kami mulai berpuasa sehari sebelumnya, yakni Selasa, dan kemarin sudah genap 30 hari," kata Habib Zaenal Abidin saat ditemui usai salat id di Masjid Nurul Huda Desa Tinumpuk, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Kamis (19/3/2026).
Ia mengatakan jumlah jemaah Asy-Syahadatain yang merayakan Lebaran hari ini dan turut menunaikan salat id di Masjid Nurul Huda Desa Tinumpuk kira-kira mencapai hingga 900-an orang.
Selain di Desa Tinumpuk, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, jemaah Asy-Syahadatain di wilayah lainnya seperti Panguragan Cirebon juga turut merayakan Lebaran pada hari ini.
"Ada juga sebagian (jemaah Asy-Syahadatain) yang kemungkinan baru berlebaran Jumat (20/3/2026) besok, tetapi rata-rata hari ini sudah merayakan Idulfitri," ujar Habib Zaenal Abidin. (*)