Tragedi Mudik di KM 290 Tol Pejagan-Pemalang:Mobil Tabrak Bus Agra Mas, 4 Orang Sekeluarga Meninggal
Rustam Aji March 20, 2026 12:07 AM

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL – Perjalanan mudik satu keluarga asal Bekasi berakhir tragis di ruas Tol Pejagan-Pemalang KM 290+700, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, Kamis (19/3/2026) pagi.

Sebanyak empat orang dilaporkan meninggal dunia setelah mobil Toyota Calya yang mereka tumpangi menghantam bus Agra Mas.

Dugaan sementara, kecelakaan Tol Pejagan-Pemalang ini dipicu oleh kondisi pengemudi mobil yang mengantuk.

Kasatlantas Polres Tegal, AKP Bharatungga Dharuning Pawuri, menjelaskan bahwa indikasi tersebut muncul setelah tim kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan jejak pengereman. Kendaraan juga tidak terlihat melambat sebelum menabrak. Dugaan sementara pengemudi mengantuk, namun masih kami dalami," ungkap AKP Bharatungga, Kamis (19/3/2026).

Insiden maut ini melibatkan mobil Toyota Calya bernomor polisi B 2399 FFR dan Bus Agra Mas bernomor polisi T 7266 DA.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 05.33 WIB saat arus lalu lintas di jalur tol tersebut terpantau relatif lengang.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H atau Lebaran 2026 Jatuh Pada Sabtu 21 Maret 2026

Kondisi Korban di RS Siaga Medika Pemalang

Humas RS Siaga Medika Pemalang, Indra Setiawan, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima lima orang korban dari tabrakan maut KM 290 tersebut sekitar pukul 07.35 WIB.

Tiga korban tiba dalam keadaan sudah meninggal dunia, sementara satu korban lainnya mengembuskan napas terakhir saat menjalani penanganan darurat di IGD.

"Sebagian besar korban mengalami cedera kepala berat akibat benturan keras. Empat jenazah kini telah dipulangkan ke kampung halaman mereka di Kecamatan Petarukan untuk dimakamkan," jelas Indra.

Adapun identitas korban meninggal dunia adalah Gunawan (42), Devi Agustina (33), Nafisah Maisaroh (11), dan Narendra Dewan Gaozan (8).

Sementara itu, satu korban selamat yakni balita berinisial MAS (3), saat ini masih dalam kondisi kritis dan belum sadarkan diri.

"Satu korban anak masih dirawat intensif secara maksimal. Terkait rencana rujukan, kami masih menunggu perkembangan stabilitas kondisinya," tambah Indra.

Pihak kepolisian mengimbau para pemudik untuk selalu memastikan kondisi fisik yang prima sebelum berkendara dan memanfaatkan rest area yang tersedia jika merasa lelah atau mengantuk guna menghindari kronologi kecelakaan tol serupa kembali terulang. (dro)

Baca juga: Jenazah Bos Djarum Diterbangkan dari Singapura 20 Maret, Disemayamkan di Kudus 22-25 Maret

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.