...Hasilnya lumayan untuk kebutuhan keluarga karena banyak harus diperbaiki karena dampak banjir
Aceh Timur, Aceh (ANTARA) - Warga penyintas bencana banjir di Kabupaten Aceh Timur, Aceh, berjualan kue pada momentum Lebaran untuk memperbaiki ekonomi keluarga yang terpuruk akibat banjir yang melanda wilayah setempat.
"Hasil berjualan kue ini lumayan untuk membantu memperbaiki ekonomi keluarga kami yang sulit setelah terkena banjir," kata pedagang kue Novita saat ditemui ANTARA di Pasar Idi Rayeuk, Aceh Timur, Kamis.
Dia menjelaskan aktivitas berjualan kue mulai dijalankan pada pekan lalu pada momentum hari-hari terakhir menuju perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Beberapa jenis kue yang banyak diminati warga atau lebih banyak terjual seperti sagon, pie susu, nastar.
Novita menjelaskan dalam satu hari, penghasilan dari penjualan kuenya bisa mencapai Rp500 ribu. Bahkan, ketika penjualan dilanjutkan pada malam hari, bisa mencapai total hingga Rp800 ribu.
"Hasilnya lumayan untuk kebutuhan keluarga karena banyak harus diperbaiki karena dampak banjir," katanya.
Nurhayati, seorang pedagang kue lainnya menjelaskan permintaan kue cukup tinggi selama Ramadhan hingga pada hari-hari terakhir menuju Lebaran.
Dia menyebutkan hasil tertinggi dari penjualan kuenya bisa mencapai Rp3 juta dengan jenis kue yang lebih diminati seperti sagon khas Aceh, nastar, dan seupet atau semprong.
"Alhamdulillah meskipun ada musibah tetapi permintaan kue tetap ramai," katanya.
Nurhayati menjelaskan bahwa bencana banjir yang terjadi juga menerjang rumah keluarganya, namun peralatan untuk usaha kue masih bisa diselamatkan sehingga usahanya masih bisa dijalankan.
Meskipun hanya berjualan kue pada momentum Lebaran, kata dia, penghasilan yang sangat membantu memperbaiki perekonomian keluarganya.
"Meski ada bantuan dari Pemerintah dan pihak lainnya tetapi kami coba untuk bisa mandiri dengan usaha ini," katanya.







