TRIBUN-MEDAN.com- Perbaikan infrastruktur oleh Ditjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di lokasi terdampak bencana Sumatera di Sibolga, Sumatera Utara, mulai pulihkan ekonomi masyarakat.
Impus Hutapea (49), warga Sibolga, mengapresiasi langkah cepat pemerintah melalui Ditjen SDA Kementerian PU dalam menangani dampak bencana yang melanda daerah itu pada 25 November lalu.
Menurutnya, perbaikan infrastruktur yang dilakukan mulai memberikan harapan bagi pemulihan ekonomi masyarakat.
Impus menceritakan, saat bencana terjadi, kondisi di kawasan Aek Doras sangat parah. Debit air meluap hingga membawa material kayu dan lumpur sampai ke laut, menyebabkan kerusakan di sejumlah titik.
“Air di Aek Doras penuh sekali waktu itu, sampai membawa kayu-kayu besar ke laut. Kejadiannya benar-benar tidak disangka bisa terjadi di sini,” katanya, Kamis 12 Maret 2026.
Banjir yang melanda saat itu membuat aktivitas masyarakat lumpuh. Jaringan listrik padam, akses transportasi terputus, dan distribusi bahan makanan ikut terganggu karena kendaraan tidak dapat keluar masuk wilayah tersebut.
“Semua jaringan putus, listrik mati, akses jalan juga tidak ada. Waktu itu kami hanya mengandalkan bantuan yang datang dari udara,” ujar pria yang seharinya membuka warung di Pantai Ujung Sibolga.
Meski demikian, Impus menilai pemerintah melalui Kementerian PU cukup sigap dalam melakukan penanganan darurat. Ia mengatakan berbagai upaya pemulihan segera dilakukan untuk mengatasi dampak bencana sekaligus membantu masyarakat bangkit kembali.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah pengerukan dan pendalaman aliran sungai di kawasan Aek Doras. Pekerjaan dilakukan menggunakan alat berat seperti ekskavator dan dozer untuk mengurangi risiko banjir di kemudian hari.
“Sudah dilakukan pengerukan dari hulu hingga ke Aek Doras ini supaya aliran air lebih lancar dan tidak banjir lagi,” ucapnya.
Selain itu, perbaikan jalan yang sempat rusak akibat bencana juga mulai dilakukan agar akses masyarakat dapat kembali normal.
Menurut Impus, setelah berbagai perbaikan tersebut dilakukan, aktivitas ekonomi masyarakat di Kota Sibolga mulai perlahan bangkit.
“Sedikit demi sedikit sudah ada dampaknya. Ekonomi warga mulai bergerak kembali,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah pusat terus memberikan perhatian terhadap pemulihan di wilayah tersebut, terutama untuk menghidupkan kembali kawasan wisata yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat.
Impus menyebut kawasan Pantai Ujung Sibolga dan Anggar sebelumnya merupakan destinasi wisata yang cukup ramai dikunjungi wisatawan lokal.
“Dulu banyak wisatawan datang ke sini. Harapannya, setelah dibenahi, wisatawan bisa kembali berkunjung dan ekonomi masyarakat bisa pulih seperti semula,” katanya.
Ia juga mengapresiasi pemerintah yang turun langsung dan segera mengambil tindakan nyata untuk menangani kondisi di lapangan.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Menteri yang sudah datang langsung melihat kondisi Aek Doras di sini. Mudah-mudahan Sibolga bisa segera pulih dan ekonomi masyarakat kembali tumbuh,” tukasnya.
(*/tribun-medan.com)