TRIBUNFLORES.COM,RUTENG-Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Mahasiswa Unika Santu Paulus Ruteng dengan tema “Pelatihan Musikalisasi Puisi untuk Meningkatkan Apresiasi Sastra Siswa” telah dilaksanakan di SMP Negeri 6 Langke Rembong, Kabupaten Manggarai NTT.
Pelaksanaan program ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan apresiasi siswa terhadap karya sastra, khususnya puisi, melalui pendekatan kreatif berupa musikalisasi puisi.
Kegiatan PKM ini diikuti oleh siswa-siswi SMP Negeri 6 Langke Rembong dengan penuh antusias.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai pengertian puisi, unsur-unsur puisi, serta teknik dasar dalam musikalisasi puisi.
Baca juga: Umat Wilayah 2 Paroki Kristus Raja Mbaumuku Ruteng Manggarai Pilih Pengurus Secara Demokrat
Selain itu, siswa juga dilatih untuk memadukan pembacaan puisi dengan iringan musik sederhana agar puisi dapat disampaikan dengan lebih ekspresif dan menarik.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini diawali dengan pemberian materi tentang pentingnya apresiasi sastra dalam membentuk karakter, kreativitas, serta kepekaan bahasa siswa.
Selanjutnya, peserta dibimbing untuk memilih puisi, memahami maknanya, menentukan irama, serta mempraktikkan cara menampilkan musikalisasi puisi secara berkelompok.
Kepala SMP Negeri 6 Langke Rembong, Florianus Dambur menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini karena dinilai mampu memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan menyenangkan bagi siswa.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar memahami puisi secara teori, tetapi juga mampu mengekspresikan isi puisi melalui seni musik dan penampilan.
Para peserta juga mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena mereka dapat belajar sambil berkreasi dan bekerja sama dalam kelompok. Beberapa kelompok bahkan berhasil menampilkan musikalisasi puisi dengan sangat baik dan penuh percaya diri.
Melalui kegiatan PKM ini diharapkan siswa semakin tertarik untuk membaca dan mengapresiasi karya sastra, serta mampu mengembangkan bakat mereka di bidang seni dan bahasa.
Selain itu, kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih kreatif dan inovatif.