Kronologi Ledakan Mercon di Bangkalan yang Sebabkan Tangan Remaja Luka Parah, Berawal dari Bocor
Dwi Prastika March 19, 2026 10:48 PM

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ahmad Faisol

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Seorang bocah berinisial NAH (14), warga Perum Graha Mentari, Kelurahan Mlajah, Bangkalan, Madura, menjadi korban ledakan mercon, Kamis (19/3/2026) dini hari.

Tubuhnya sempat terkapar di tengah Jalan Raya Desa Martjasah, Kecamatan Bangkalan, sebelum akhirnya dilarikan warga setempat ke RSUD Syamrabu Bangkalan menggunakan kendaraan dorkas atau motor roda tiga. 

Kerasnya suara dentuman mengoyak keheningan tengah malam di kawasan dekat jalur kembar Kinibalu atau Ringroad Barat Bangkalan itu.

Warga berhamburan keluar rumah untuk memastikan suara ledakan. 

"Warga mengira itu adalah ledakan tabung elpiji atau gardu listrik, tetapi beberapa saat kemudian terdengar suara meminta tolong. Ternyata ada anak yang tergelatak di tengah jalan dengan tubuh berlumuran darah," ungkap Domi, warga setempat kepada TribunMadura.com, Kamis (19/3/2026).

Informasi yang ia terima di lokasi kejadian, korban NAH memegang mercon buatan sendiri yang rencana akan dibawa ke Jalan Kembar Kinibalu untuk diledakkan.

Namun dalam perjalanannya, mercon yang dibawa mengalami kebocoran dan korban turun dari motor untuk mengambil plastik. 

Baca juga: Merokok Dekat Bubuk Mercon, Pemuda di Pamekasan Kehilangan Kaki Kanan

"Sebelum mendapatkan plastik, mercon yang bahan peledaknya bocor itu ditutup dengan batu, ada yang mengatakan mercon dipadatkan lagi dan terjadilah ledakan yang sangat dahsyat layaknya bom," tutur Doni. 

Sejumlah video beredari di sejumlah grup WhatsApp tentang tragedi ledakan mercon tersebut.

Tampak korban NAH dalam posisi duduk dengan tubuh berlumuran darah dan tangan kiri luka parah.

Sejumlah warga berkerumun untuk memberikan pertolongan, seorang warga memberikan air dan kain untuk dibalutkan ke tangan kiri korban yang sudah terputus. 

"Warga khawatir korban anak itu kehabisan darah, sehingga membawa dengan dorkas ke rumah sakit," pungkasnya. 

Baca juga: Ledakan Petasan di Musala Blitar Tengah Malam Gegerkan Warga, 2 Pelajar Alami Luka Bakar

Ada Dua Korban

Kepala IGD RSUD Syamrabu Bangkalan, dr Mahrus mengungkapkan, terdapat dua korban akibat ledakan mercon tersebut.

Korban berinisial NAH menderita luka parah dengan kondisi trauma dari pergelangan tangan hingga putus, ada trauma di dada, dan trauma di wajah.

Semntara korban kedua, berinisial BH (14), warga Kelurahan Kemayoran, Bangkalan. 

"Untuk korban NAH sudah dilakukan tindakan operasi. Sementara satu korban lainnya bernisial BH, kondisinya tidak parah karena hanya luka-luka kecil dan trauma pendengaran. Ia (BH) sudah pulang setelah sempat menjalani perawatan di IGD," ungkap dr Mahrus. 

Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama menjelaskan, kronologi terjadinya ledakan mercon hingga mengakibatkan korban NAH menderita luka hingga tangan kiri putus berawal ketika korban bersama beberapa temanya bermain petasan pada waktu dini hari. 

"Namun ketika korban hendak mengambil bungkusan yang berisi bubuk petasan, tiba-tiba bubuk itu meledak dan mengenai tangan kirinya. Sehingga korban menderita luka, kemudian warga menginformasikan kepada kami," ujar Agung.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.