Jadwal Imsak Balikpapan 2026, Cek juga Amalan Sahur dan Buka Puasa Hari Ini
Amiruddin March 20, 2026 05:14 AM

 

TRIBUNKALTARA.COM - Intip jadwal imsak Balikpapan 2026, cek juga amalan saat sahur dan buka puasa hari ini, pada Jumat (20/3/2026).

Hari ini telah memasuki hari ke-30 puasa Ramadan 1447 H atau Ramadan 2026.

Di hari terakhir puasa Ramadan ini, TribunKaltara.com sajikan jadwal imsak Balikpapan 2026, yang dilengkapi amalan saat sahur dan buka puasa hari ini.

Sekadar diketahui, Balikpapan adalah kota pesisir di Provinsi Kalimantan Timur, yang terletak di pantai timur Pulau Kalimantan menghadap Selat Makassar. 

Jarak Balikpapan ke Samarinda yang merupakan ibu kota Provinsi Kaltim, diperkirakan sekitar 111 km melalui Jalan Tol Balikpapan – Samarinda, dengan waktu tempuh rata-rata 2 jam menggunakan kendaraan pribadi.

Perlu Tribuners ketahui, Imsak adalah istilah dalam tradisi Islam yang merujuk pada waktu berhenti makan dan minum menjelang dimulainya puasa Ramadan.

Sementara waktu buka puasa saat Ramadan, dimulai sejak masuk waktu Magrib (saat matahari terbenam).

Hari ini, waktu Imsak Ramadan 2026 di Balikpapan sekira pukul 04.53 WITA.

Untuk waktu buka puasa Balikpapan hari ini sekira pukul 18.27 WITA.

Tribuners bisa klik di sini untuk melihat Jadwal Imsakiyah di Balikpapan.

Anda juga bisa klik di sini untuk link download Jadwal Imsakiyah dan buka puasa di Balikpapan.

 

Jadwal Imsakiyah
Jumat, 20 Maret 2026 (30 Ramadan 1447 H)
KOTA BALIKPAPAN
Imsak 04:53
Subuh 05:03
Zhuhr 12:24
‘Ashr 15:25
Maghrib 18:27
‘Isya’ 19:35
Selengkapnya

 

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Tarakan Hari Ini 30 Ramadan 1447 H, Lengkap Waktu Buka Puasa

 

Jadwal imsakiyah Balikpapan 

Imsak: 04.53

Subuh: 05.03

Terbit: 06.14

Duha: 06.41

Zuhur: 12.24

Asar: 15.25

Magrib: 18.27

Isya: 19.35

- Niat puasa Ramadan

Dalam buku Panduan Ramadan Bekal Meraih Ramadan Penuh Berkah terbitan Pustaka Muslim, disebutkan sebenarnya tidak ada tuntutan untuk melafalkan niat puasa.

Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, "Tidaklah sah puasa seseorang kecuali dengan niat. Letak niat adalah dalam hati, tidak disyaratkan untuk diucapkan dan pendapat ini tidak terdapat perselisihan di antara para ulama".

Namun, beberapa kalangan percaya niat puasa harus dilafalkan.

Berikut bacaan niat puasa Ramadan :

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta'aalaa.

Artinya: Aku niat berpuasa besok pagi untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta’ala.

- doa buka puasa

Berikut ini doa buka puasa:

Lafaz Pertama,

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin.

Artinya: Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih.

Lafaz Kedua,

Selain doa buka puasa di atas, ada satu pendapat lainnya tentang doa buka puasa yang berasal dari hadis Rasulullah SAW yaitu sebagai berikut,

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَاللهُ

Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.

Artinya: Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki. (Hadits shahih, Riwayat Abu Daud: 2/306, no. 2357 dan selainnya; lihat Shahih al-Jami’: 4/209, no. 4678).

- Amalan saat sahur dan buka puasa

Wakil Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Dr Imam Makruf menyampaikan, Nabi Muhammad SAW mencontohkan untuk menyegerakan berbuka puasa saat azan Magrib berkumandang.

Sementara, orang yang berpuasa sebaiknya menjalankan sahur saat mendekati waktu imsak.

"Amalan sunah yang dituntunkan Rasulullah SAW adalah mempercepat atau mensegerakan Takjil atau berbuka puasa, dan mengakhirkan dalam melakukan sahur," ujar Imam dalam tayangan YouTube Tribunnews.com.

Menurutnya, amalan sunah yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW tersebut menyenangkan untuk dilakukan oleh orang yang berpuasa.

"Ini amalan yang mudah juga menyenangkan. Siapa yang tidak suka kalau berbuka lebih cepat?"

"Siapa yang tidak senang kalau sahur di akhir agar puasa kita lebih baik," ungkapnya.

Imam Makruf menambahkan, melakukan amalan sunah akan menambah pahala di bulan Ramadan.

"Ibadah di bulan Ramadan begitu terbuka dan banyak yang bisa kita lakukan untuk menambah pahala."

"Amalan sunah bisa menyempurnakan dan tambahan keberkahan kita di bulan Ramadan," jelas dia.

Disclaimer:  Jadwal Imsakiyah dan buka puasa ini bersumber dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam.

(*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.