TRIBUNSUMSEL.COM - Melaksanakan Sholat Ied Idul Fitri berjamaah merupakan ibadah sunnah yang bisa kerjakan seorang muslim saat menyambut Lebaran Idul Fitri.
Untuk pelaksanaannya sendiri kerap dilakukan di masjid dan di lapangan terbuka yang mampu menampung orang banyak.
Adapun Sholat Ied Idul Fitri merupakan sholat sunnah dua rakaat yang dilaksanakan pada pagi hari di tanggal 1 Syawal setelah menyelesaikan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan.
Saat melaksanakan Sholat Ied Idul Fitri, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan karena memiliki perbedaan dengan sholat sunnah lainnya, yakni pembacaan takbir sebanyak 7 dan 5 kali.
Diketahui pada rakaat pertama terdapat 7 kali takbir tambahan di luar takbiratul ihram.
Sementara pada rakaat kedua terdapat 5 kali takbir tambahan sebelum membaca Surah Al-Fatihah.
Di sela-sela takbir tersebut, umat Islam dianjurkan membaca tasbih, tahmid, dan tahlil.
Berikut akan Tribunsumsel.com sajikan selengkapnya Bacaan Takbir dalam Sholat Ied Idul Fitri 2026.
_____
Arab:
سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ
Latin:
Subhanallah walhamdulillah wa laa ilaaha illallaah wallaahu akbar.
Artinya:
“Maha suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.”
Bacaan tersebut dapat dilafalkan setiap kali jeda di antara takbir pada rakaat pertama maupun rakaat kedua.
1. Niat Sholat Idul Fitri sebagai Makmum
Arab:
Latin:
Usholli sunnatan ‘iidil fithri rak’ataini ma’muuman lillaahi ta’aalaa.
Artinya:
“Aku berniat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
2. Niat Sholat Idul Fitri sebagai Imam
Arab:
Latin:
Usholli sunnatan ‘iidil fithri rak’ataini imaaman lillaahi ta’aalaa.
Artinya:
“Aku berniat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”
3. Niat Sholat Idul Fitri Sendirian
Latin:
Ushalli sunnata li’idil fithri rak’ataini lillaahi ta’aalaa.
Artinya:
“Aku berniat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Secara umum, pelaksanaan Sholat Idul Fitri dilakukan dengan urutan sebagai berikut:
Arab:
اللّهُمَّ أَعْطِنِي خَيْرَ هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا فِيهِ، وَاصْرِفْ عَنِّي شَرَّهُ وَشَرَّ مَا فِيهِ، اللّهُمَّ اكْتُبْ لِي فِيهِ كُلَّ خَيْرٍ وَاجْعَلْنِي بَارًّا فِيهِ بِوَالِدَيَّ، وَاجْعَلْنِي يَا الله مِنْ عِبَادِكَ الْمَغْفُورِ لَهُمْ فِي هَذَا الْيَوْمِ الْمُبَارَكِ.
Latin:
Allahumma a’thini khaira hadzal yaum wa khaira ma fihi, washrif ‘anni syarra ma fihi. Allahummaktub lii fiihi kulla khairin waj’alni barran fiihi bi waalidayya, waj’alni ya Allah min ‘ibaadikal maghfur lahum fi hadzal yaum al mubarak.
Artinya:
“Ya Allah berikanlah aku kebaikan dari hari ini dan kebaikan dari apa yang ada di dalamnya. Jauhkan aku dari keburukan hari ini dan keburukan yang ada di dalamnya. Ya Allah catatlah bagiku segala kebaikan pada hari ini dan jadikan aku termasuk hamba-Mu yang Engkau ampuni pada hari yang penuh berkah ini.”
Sholat Idul Fitri hukumnya sunnah dan dapat dilakukan secara berjamaah di masjid atau lapangan, maupun secara sendiri di rumah. Jika dilakukan berjamaah, minimal terdiri dari satu imam dan beberapa makmum.
Dengan memahami niat, bacaan, serta tata cara salat Idul Fitri, diharapkan umat Islam dapat melaksanakan ibadah tersebut dengan lebih khusyuk saat merayakan Hari Raya Idul Fitri.
(Tribunsumsel.com/Putri Kusuma Rinjani)
***
Ikuti dan bergabung disaluran WhatsApp Tribunsumsel.com