Isak Tangis Keluarga Sambut Jenazah Kakak Adik Asal Baubau Korban Kecalakaan Maut di Konawe Selatan
Amelda Devi Indriyani March 20, 2026 10:50 AM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, BAUBAU - Isak tangis warnai kedatangan jenazah dua korban kecelakaan maut di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (19/3/2026) malam.

Rumah duka terletak di Jalan Angkasa, Kelurahan Bukit Wolio Indah, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, Provinsi Sultra.

Kedatangan kedua jenazah sekira pukul 22.20 wita, dikawal dari Konawe Selatan melalui jalur laut naik kapal dari Pelabuhan Amolengo Konsel menuju Pelabuhan Murhum sekira 4-5 jam perjalanan.

Dilanjutkan jalur darat menggunakan ambulan.

Jenazah dikawal oleh Polisi Militer hingga ke rumah duka.

Tangis pecah begitu saja ketika peti kedua jenazah korban diangkat menuju dalam rumah.

Keluarga, sahabat hingga para tetangga yang saat itu berada di lokasi tidak kuasa menangis.

Baca juga: Suasana Rumah Duka Adik Kakak Anggota TNI AL-Pegawai RS Kendari Asal Baubau, Kecelakaan di Konsel

Terpantau hingga pukul 22.44 wita, pelayat masih memadati rumah duka.

Seorang pelayat yang enggan disebutkan namanya mengatakan korban MAS (19) ialah anak ke tiga dan MM (22) ialah anak ke dua dari lima bersaudara.

“Anak ke dua yang perempuan, laki-laki anak ke tiga,” jelasnya.

Hingga kini, keluarga korban tampak masih syok dengan peristiwa yang terjadi.

Kakak beradik ini dikabarkan akan dikuburkan pada Rabu, 20 Maret 2026.

Tepatnya di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konsel, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Baca juga: Status 2 Korban Kecelakaan di Moramo Utara Konsel Adalah Saudara Kandung, Tewas Jelang Hari Lebaran

Motor Honda Scoopy hitam dengan nomor polisi DT 26** OG dikendarai seorang anggota TNI AL berinisial MAS (19).

Berboncengan dengan MM (22), seorang pegawai kontrak di Rumah Sakit Dr Ismoyo beralamat Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari.

Kepala Satuan Lalu Lintas atau Kasat Lantas Polres Konawe Selatan, Iptu Muhammad Subhan, menjelaskan motor tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Kendari menuju arah Kecamatan Kolono. 

Namun, saat melintasi lokasi kejadian yang memiliki kondisi jalan lurus, pengendara diduga kehilangan kendali.

Motor bergerak ke arah kiri jalan secara mendadak hingga menghantam konstruksi jembatan atau duiker di pinggir jalan.

"Pengendara kehilangan kendali sehingga sepeda motor bergerak ke arah kiri kemudian menabrak jembatan yang mengakibatkan terjadinya kecelakaan tunggal," ujar Iptu Subhan dalam keterangannya, Kamis sore.

Jarak Kelurahan Bukit Wolio Indah dengan Kendari, ibu kota Provinsi Sultra sekitar 10-12 jam perjalanan darat dan laut.

Baca juga: Sopir Truk Tewas usai Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Trans Sulawesi Konawe Utara

Kota Baubau berada di Pulau Buton, sementara Kota Kendari berada di Pulau Sulawesi.

Untuk menuju ke Baubau dari Kendari, bisa melalui kapal cepat di Pelabuhan Nusantara ke Pelabuhan Murhum, atau kapal feri di Pelabuhan Amolengo, Konawe Selatan.

Sedangkan lokasi kecelakaan di Desa Mekar Jaya tersebut berjarak 33,4 kilometer atau 47 menit berkendara dari Kota Kendari, ibu kota Provinsi Sultra (*)

(TribunnewsSultra.com/Harni Sumatan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.