4 Kontroversi Aghnia Punjabi, Eksploitasi Penganiayaan Anak, Jadikan Kematian Vidi Aldiano Endorse
Ika Putri Bramasti March 20, 2026 02:05 PM

 

TRIBUNSTYLE.COM - Nama selebgram asal Malang, Emy Aghnia atau Aghnia Punjabi kembali menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial.

Ia lagi-lagi dihujani kritik setelah dinilai tidak peka terhadap situasi duka.

Sorotan itu muncul karena Aghnia menyisipkan endorsement dalam konten yang membahas meninggalnya penyanyi Vidi Aldiano beberapa waktu lalu.

Konten tersebut memicu kemarahan publik hingga rekan sesama artis.

Meski begitu, polemik ini hanyalah satu dari sejumlah kontroversi yang pernah mengiringi perjalanan karier digitalnya.

Berikut 4 kontroversi Aghnia Punjabi, eksploitasi kasus penganiayaan anak, jadikan kematian Vidi Aldiano endorse.

1. Konten duka yang berujung promosi

Di tengah suasana duka meninggalnya Vidi Aldiano, Aghnia mengunggah video pada 17 Maret 2026 yang sekilas tampak sebagai bentuk penghormatan.
Di tengah suasana duka meninggalnya Vidi Aldiano, Aghnia mengunggah video pada 17 Maret 2026 yang sekilas tampak sebagai bentuk penghormatan. (Instagram @emyaghnia)

Baca juga: Kontroversi Aghnia Punjabi Pajang Video Vidi Aldiano untuk Endorse, Sahabat Almarhum: Otak Dimana?

Kepergian Vidi Aldiano pada Sabtu, 7 Maret 2026, meninggalkan kesedihan mendalam. 

Di tengah suasana tersebut, Aghnia mengunggah video pada 17 Maret 2026 yang sekilas tampak sebagai bentuk penghormatan.

Cuplikan video memperlihatkan almarhum berbicara soal pentingnya kesehatan dibandingkan harta.

Namun di bagian akhir, arah konten berubah menjadi promosi produk suplemen.

Hal ini langsung memancing reaksi keras dari orang-orang terdekat mendiang.

Fita Anggriani dan Reza Chandika termasuk yang menyuarakan kekecewaan mereka di Instagram Story.

"Enggak punya otak! Orang lagi berduka malah dijadikan bahan jualan," tulis salah satu sahabat mendiang.

Tak berselang lama, unggahan tersebut dihapus. Aghnia pun menyampaikan permintaan maaf atas tindakannya.

"Saya mengaku khilaf. Niat awal ingin berbagi pengingat tentang kesehatan, namun saya sadar menyertakan nama brand di sana sangat tidak tepat," ujarnya.

2. Konten kasus anak yang menuai kritik

Aghnia dianggap terlalu sering membagikan kondisi anaknya secara detail di media sosial, bahkan disertai konten bernuansa komersial.
Aghnia dianggap terlalu sering membagikan kondisi anaknya secara detail di media sosial, bahkan disertai konten bernuansa komersial. (Instagram)

Peristiwa pada Maret 2024 yang menimpa putrinya, berinisial C, sempat mengundang simpati luas. Sang anak diketahui menjadi korban kekerasan oleh pengasuhnya.

Namun, simpati itu perlahan berubah menjadi kritik. Aghnia dianggap terlalu sering membagikan kondisi anaknya secara detail di media sosial, bahkan disertai konten bernuansa komersial.

"Rezeki lancar anak disiksa," tulis Aghnia dalam salah satu unggahannya.

Banyak warganet menilai bahwa situasi tersebut seharusnya tidak dijadikan bahan konten.

3. Unggahan berkuda yang disorot

Pada 2025, Aghnia sempat viral lewat video saat berkuda. Ia mengenakan pakaian olahraga ketat yang menonjolkan penampilannya.

Namun perhatian publik justru tertuju pada kondisi kuda dalam video tersebut yang terlihat ereksi. Hal ini menimbulkan perdebatan soal kepantasan konten yang diunggah.

Belakangan diketahui bahwa kondisi tersebut dipicu oleh aroma parfum, bukan karena busana yang dikenakan Aghnia.

Meski begitu, kritik tetap bermunculan karena unggahan itu dinilai kurang disaring sebelum dipublikasikan.

4. Gaya berpakaian saat bermain padel

Kontroversi lain muncul dari unggahan saat Aghnia bermain padel. Ia mengenakan legging berwarna kulit yang sekilas menimbulkan ilusi optik.

Penampilannya itu memicu protes, terutama karena dianggap tidak sejalan dengan citra hijabers yang melekat padanya.

Serangkaian kejadian tersebut membuat Aghnia kerap dicap sebagai figur publik yang sering melakukan kesalahan serupa.

Bahkan, sebagian warganet menilai bahwa klarifikasi dan permintaan maaf yang muncul setelah viral justru menjadi pola yang berulang untuk mempertahankan perhatian di media sosial.

(TribunStyle.com/Ika Bramasti).

Ikuti dan Bergabung di Saluran Threads TribunStyle.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.