TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Di tengah beragam pilihan moda transportasi, bus masih menjadi satu pilihan utama masyarakat untuk mudik dari Terminal Giwangan.
Fleksibilitas waktu, harga yang relatif terjangkau, hingga kemudahan akses menjadi alasan utama penumpang tetap memilih perjalanan darat.
Salah satu penumpang, Tata, mengaku memilih bus untuk mudik ke Kebumen karena jadwal keberangkatan yang lebih fleksibel dibanding moda lain.
Ia sempat mempertimbangkan kereta, namun keterbatasan waktu membuatnya beralih ke bus.
“Awalnya mau naik kereta, tapi waktunya tidak dapat. Kalau bus lebih fleksibel, tiap 30 menit ada keberangkatan,” ujarnya.
Selain itu, faktor harga juga menjadi pertimbangan. Ia menyebut tarif bus masih lebih terjangkau dibandingkan kereta, dengan selisih yang cukup terasa bagi penumpang.
Tak hanya itu, kemudahan akses menjadi alasan lain. Menurutnya, perjalanan menggunakan bus memungkinkan titik turun yang lebih dekat dengan tujuan akhir, sehingga lebih praktis.
“Kalau naik bus, dari pool bisa lebih dekat ke rumah. Kalau kereta harus lanjut lagi,” katanya.
Pengalaman pertama menggunakan bus dari Terminal Giwangan juga memberi kesan positif.
Ia menilai kondisi terminal maupun armada bus saat ini jauh lebih nyaman dari yang dibayangkan.
“Nyaman sih, ternyata tidak panas. Malah dingin dan nyaman,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala UPT Terminal Giwangan, Sigit Saryanto, menilai perubahan layanan tersebut memang menjadi salah satu faktor meningkatnya minat masyarakat terhadap transportasi bus.
“Sekarang bus itu bukan lagi alternatif, tapi sudah menjadi pilihan. Karena selain pilihan kelasnya banyak, pelayanannya juga semakin baik,” kata Sigit saat diwawancarai Jumat (20/3/2026).
Ia menjelaskan, saat ini operator bus menyediakan berbagai kelas layanan, mulai dari eksekutif hingga sleeper, dengan fasilitas yang semakin kompetitif.
Bahkan dari sisi waktu tempuh, perjalanan bus kini semakin efisien seiring pembangunan infrastruktur jalan tol.
Selain itu, sistem pemesanan tiket yang sudah berbasis digital juga memudahkan masyarakat dalam merencanakan perjalanan tanpa harus datang langsung ke terminal.
Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk memastikan armada yang digunakan memiliki izin resmi dan laik jalan, demi keamanan selama perjalanan mudik.
Dengan berbagai keunggulan tersebut, bus tetap menjadi pilihan yang relevan bagi masyarakat, terutama pada periode Lebaran ketika kebutuhan perjalanan meningkat dan fleksibilitas menjadi faktor utama.