Nasib Sial Hendak Bertemu Kekasih, Mangihut Jadi Korban Begal Sadis di Rejang Lebong
Khistian Tauqid March 20, 2026 03:07 PM

TRIBUNBATAM.id - Nasib sial dialami seorang pria bernama Mangihut Tua Sihombing (22) yang menjadi korban begal sadis di jalur Curup, Rejang Lebong–Lubuklinggau, Sumatera Selatan, pada Rabu (18/3/2026).

Mangihut merupakan warga asal Medan yang saat ini berdomisili di Kelurahan Kandang Mas, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu.

Tak disangka, Mangihut yang hendak menemui kekasihnya malah dibegal di jalan.

Bukan cuma dirampas sepeda motornya, Mangihut juga ditebas menggunakan senjata tajam oleh pelaku begal.

Insiden tersebut membuat Mangihut harus menjalani operasi di RS AR Bunda Kota Lubuklinggau.

Berdasarkan informasi yang didapatkan Tribun Bengkulu dari pihak keluarga, kondisi Mangihut sempat menurun.

Namun, keadaan Mangihut semakin membaik hingga akhirnya mulai sadar sebelum dibawa ke ruang operasi untuk penanganan medis lebih lanjut.

“Kondisi terakhir sudah sadar, tapi sekarang sedang dioperasi karena luka tusukan,”sampai pihak keluarga yang dikonfirmasi wartawan TribunBengkulu.com, Melanie pada Rabu malam. 

Berangkat Sendirian ke Lubuklinggau

Pihak keluarga mengaku belum mengetahui secara pasti tujuan awal korban saat berangkat.

“Kami masih belum tahu dia tadi mau ke mana, karena dia pergi sendirian, yang jelas keponakan kami ini mau ke Linggau dari Bengkulu,” tambah Melanie.

Hanya saja, korban diketahui berangkat dari Bengkulu menuju Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, untuk menemui kekasihnya.

Baca juga: Gara-gara Batu Nisan Rp400 Ribu, Dua Pemuda di Nongsa Nekat Begal dan Aniaya Warga

Polisi Masih Selidiki Kasus

Kapolsek Padang Ulak Tanding, AKP Edi Hermanto Purba, mengonfirmasi aksi begal tersebut.

AKP Edi menyampaikan bahwa korban mengalami luka cukup parah akibat senjata tajam dan masih dalam perawatan.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kronologi kejadian serta memburu pelaku.

"Anggota telah turun ke lapangan untuk melakukan penelusuran dan mengumpulkan keterangan guna mengungkap kasus tersebut,"sampai Kapolsek. 

Korban Dirawat

Kapolsek Padang Ulak Tanding, AKP Edi Hermanto Purba, membenarkan kondisi korban yang masih dalam perawatan medis.

Ia menyampaikan bahwa korban mengalami luka cukup serius dan kondisinya masih belum baik.

“Korban alami luka yang lumayan parah akibat sajam, saat ini masih dirawat,”ungkap Kapolsek saat dikonfirmasi wartawan TribunBengkulu.com, pada Rabu malam.

Peristiwa dugaan pembegalan ini terjadi pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Kapolsek menyampaikan bahwa selain mendalami kronologi kejadian, pihaknya juga masih berupaya mengungkap identitas pelaku.

Anggota kepolisian telah turun ke lapangan untuk melakukan penelusuran serta mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak terkait insiden tersebut.

"Masih kita selidiki, mohon doanya,"tutup Kapolsek. 

(TribunBatam.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.