TRIBUNJABAR.ID - Simak jadwal berbuka puasa untuk wilayah Bandung Raya pada hari ini, Jumat, 20 Maret 2026, yang bertepatan dengan 30 Ramadhan 1447 H.
Hari ini adalah hari terakhir umat Islam berpuasa selama bulan Ramadhan 1447 H.
Dalam Islam, Ramadhan adalah bulan yang istimewa di mana seluruh Muslim diwajibkan berpuasa selama satu bulan penuh.
Sepanjang Ramadhan, umat Islam melaksanakan puasa harian yang dimulai sejak terbitnya fajar sampai waktu matahari terbenam.
Ibadah puasa harian ini berakhir ketika suara adzan Magrib berkumandang, yang juga menjadi tanda berbuka puasa.
Setelah ini, umat Islam akan bersiap untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1447 H yang jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Berikut adalah jadwal buka puasa 30 Ramadhan 1447 H atau Jumat, 20 Maret 2026 di Bandung Raya, dilansir dari Tribunnews:
Kota Bandung
Kabupaten Bandung
Baca juga: Hadiah Indah Ramadhan untuk Persib dan Bobotoh, Rekor Tak Terkalahkan Terjaga di Puncak
Kabupaten Bandung Barat
Kota Cimahi
Kabupaten Sumedang
Terdapat beberapa versi doa berbuka puasa yang dinilai shahih untuk mengakhiri waktu puasa.
Doa buka puasa pertama (paling lazim digunakan):
اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Allaahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birahmatika yaa arhamar-roohimiin.
Artinya: "Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah yang Tuhan Maha Pengasih."
Doa buka puasa kedua:
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Dzahabazh zhama'u wabtallatil 'uruuqu wa tsabatal ajru insyaAllah
Artinya: "Telah hilang rasa haus, telah basah kerongkongan, dan telah diraih pahala insyaAllah."
1. Mengawali berbuka
Mengawali atau menyegerakan berbuka ini sesuai dengan hadis Nabi, yaitu:
Sabda Nabi: "Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur." (Muttafaq Alaih)
Baca juga: Merasakan Keagungan Spiritual dan Sejarah Istanbul dan Bursa dalam Momentum Ramadhan
2. Makan kurma dan minum air putih
Saat tiba waktu berbuka puasa, maka sebaiknya berbuka dengan memakan kurma dan minum air putih sebagai pembuka.
"Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam berbuka dengan kurma basah (ruthab), jika tidak ada ruthab maka berbuka dengan kurma kering (tamr), jika tidak ada tamr maka minum dengan satu tegukan air." (HR. Ahmad, Abu Dawud).
3. Makan secukupnya
Sunnah Nabi berikutnya adalah tidak berlebihan ketika berbuka sebagaimana kerap yang dicontohkan Nabi Muhammad soal makan dan berbuka puasa dengan cukup.
Dalam banyak riwayat, bahkan Nabi cuma makan tiga buah kurma.
"Tiada tempat terburuk yang dipenuhi isinya oleh manusia, kecuali perutnya. Karena sebenarnya cukup baginya beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Kalau pun ia ingin makan, hendaknya ia atur dengan cara sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya, dan sepertiga lagi untuk nafasnya." (HR Tirmidzi).